Mobil Patroli Melawan Arus Polri Punya Hak Diskresi

Mobil Patroli Melawan Arus Polri Punya Hak Diskresi

Bandung - Mengenai Mobil Patroli dan Pengawalan yang melawan arus di Jalan Ir H Djuanda, Wakil Kepala Satlantas Polrestabes Bandung, Kompol Santiadjie Kartasasmita angkat bicara. Menurutnya pengawalan tersebut tidak menyalahi aturan pasalnya, terkait dengan prioritas, Polri memiliki hak diskresi yang terkadang menyimpang dengan aturan atau rambu lalu lintas. 

Hal tersebut diungkapkannya ketika ditemui wartawan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung Senin (24/8/2015).

"Diskresi Kepolisian di Indonesia secara yuridis diatur pada Undang-Undang Nomor 2 tahun 2002 di mana Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) memiliki hak meminta pengawalan kepolisian berdasarkan kebutuhannya," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, dalam Undang-Undang yang tercantum dalam Pasal 18 disebutkan, untuk kepentingan umum, dalam pelaksanaanya Polri dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri.‎ selanjutnya nanti tetap dilihat berdasarkan kepentingan dan urgensinya. 

"Dalam kasus mengawal pengantin itu, memang ada prioritas ketimbang orang lain yang harus ke mal, tapi kita lihat urgensitasnya berdasarkan kepentingan. Orang yang akan menikah tentunya lebih penting dan mengejar waktu," paparnya. 

Adjie menambahkan, bila dibandingkan dengan mobil pemadam kebakaran atau ambulans, maka iring-iringan mobil pengantin tentu memiliki skala prioritas yang paling rendah. 

Diberitakan sebelumnya, mobil Patwal melawan arus di kawasan Dago menjadi perbincangan setelah direkam oleh Oginawa (26) warga Bekasi, pada Minggu (23/8/2015) kemarin pukul 15.30 WIB, ada tiga mobil Patwal yang mengawal mobil mewah yang dihiasi bunga-bunga seperti mobil pengantin‎.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,