Aktivis Pemerhati Anak Peringati 100 Hari Angeline

Aktivis Pemerhati Anak Peringati 100 Hari Angeline

Denpasar - Aktivis pemerhati anak di Denpasar, Bali, bersama sejumlah instansi terkait berencana menggelar peringatan 100 hari Angeline untuk mengenang kematian bocah cantik itu pada Rabu (26/8).

"Kami akan menggelar doa-doa bersama untuk mengenang kematian Angeline untuk mengingatkan kembali agar tidak ada kasus kekerasan anak di kemudian hari," kata aktivis pemerhati anak, Siti Sapurah di Denpasar, Selasa (25/8/2015).

Menurut dia, doa bersama dan peringatan 100 hari kematian Angeline dijadwalkan digelar di depan kediaman bocah malang itu di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar sekitar pukul 15.30 Wita. Nantinya, lanjut dia, selain doa bersama, pihaknya juga akan menggelar penyalaan 1.000 lilin dan pembacaan puisi dan orasi mengenang Angeline dan menyadarkan masyarakat agar tidak melakukan kekerasan kepada anak-anak.

"Rencananya teman-teman sekolah Angeline juga turut hadir bersama guru-gurunya," imbuhnya. Ia juga mengundang masyarakat untuk ikut menghadiri peringatan tersebut guna mendokan bocah kelas 2-B di SDN 12 Sanur tersebut sekaligus mengharapkan agar kasus kematian Angeline bisa segera selesai.

Pihaknya juga mengharapkan agar pihak kepolisian bisa mengungkap motif di balik pembunuhan bocah yang diangkat menjadi anak angkat oleh Margriet Megawe sejak ia berusia tiga hari tersebut. Angeline sebelumnya dikabarkan hilang di depan kediamannya di Jalan Sedap Malam pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pihak keluarga kemudian menyebar informasi hilangnya Angeline di media sosial hingga menyedot perhatian publik. Namun berita mengejutkan publik tatkala bocah malang itu ditemukan tewas dikubur di halaman belakang rumahnya sendiri. Polisi kemudian menetapkan Agus sebagai pelaku pembunuhan dan Margriet Megawe sebagai pelaku utama.

Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan. Selain ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan, polisi juga menetapkan Margriet sebagai tersangka penelantaran anak. Margriet kemudian mengajukan praperadilan terkait penetapan tersangka kasus pembunuhan. Namun Pengadilan Negeri Denpasar menolak gugatan pihak Margriet dan memenangkan penetapan tersangka pembunuhan oleh polisi. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,