Terdakwa Nenek Oyoh Sakit, Sidang pun Ditunda

Terdakwa Nenek Oyoh Sakit, Sidang pun Ditunda

Bandung - Sidang terdakwa Oyoh alias  Yoyoh, seorang nenek putranya Amin Mustopa dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah terpaksa ditunda. Pasalnya  wanita berumur 93 tahun itu dikabarkan sakit, sehingga tidak bisa menghadiri persidangan.

Penundaan sidang para terdakwa, hasil musyawarah hakim dan pendapat Jaksa Penuntut Umum (JPU), sepakat menunda sepekan. "Meski terdakwa Amin hadir, karena perkara ini 1 berkas, kehadiran terdakwa Oyoh sangat diperlukan, namun kondisinya sakit sehingga tidak bisa dipaksakan," tutur Ketua Majelis Hakim Jonlar Purba di ruang sidang Pengadilan Negeri Kota Bandung, Selasa (25/8/2015).

Dia menjelaskan, untuk ke depannya surat keterangan sakit harus dari RS pemerintah, pihaknya akan melihat kondisi terdakwa Oyoh. "Kalau kondisinya permanen  tidak bisa dihadirkan maka sidangnya tetap dilanjut, kami masih memberikan waktu ," jelasnya.

Sementara kuasa hukum terdakwa, Bihol Lumban Turuan Penasihat Hukum menegaskan, hal itu tidak akan menghambat proses persidangan. "Sidang tetap berjalan, buktinya terdakwa Amin tetap dihadirkan, karena Hj. Oyoh, tidak bisa dibawa dan ada keterangan dokternya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hj. Yoyoh binti Akub (93) alias Oyoh, dan anaknya Amin Mustopha terancam hukuman 6 tahun penjara, setelah dituntut Jaksa Penuntut Umum tersandung dalam kasus pemalsuan data hak kepemilikan tanah seluas 1.840 m2 di daerah Jalan Pasteur, Kota Bandung senilai 1 miliar rupiah. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,