Karyawan Perum Percetakan Ontrog Kementerian BUMN

Karyawan Perum Percetakan Ontrog Kementerian BUMN

Sekar PNRI dan FSP BUMN Bersatu dalam aksi Solidaritas Unjuk Rasa di depan Kantor Kementerian BUMN

Jakarta - Puluhan karyawan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yang tergabung dalam Serikat Karyawan (Sekar) PNRI berunjuk rasa ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengadukan kinerja perusahaan dan direksi yang memprihatinkan.

Dalam aksi damai pada Rabu (26/8/2015) itu, Sekar PNRI menyuarakan lima hal, yaitu kinerja perusahaan yang memprihatinkan, penolakan direksi untuk berkomunikasi dengan karyawan dan merundingkan perjanjian kerja bersama (PKB), dugaan nepotisme oleh direktur utama dan dugaan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kebocoran soal ujian nasional (UN).

Ketua Sekar PNRI Anggraeni Mutiasari mengatakan, dengan didukung penuh seluruh karyawan, pihaknya mengajukan lima tuntutan kepada Menteri BUMN.

Sekar PNRI meminta Menteri BUMN untuk mengevaluasi dan mengganti direksi PNRI agar Perum PNRI dapat segera diselamatkan serta melakukan audit investigatif agar perusahaan dapat berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik.

Sekar PNRI juga meminta Menteri BUMN untuk mengangkat direksi yang mampu berkomunikasi dengan baik kepada karyawan dan konsumen agar kinerja perusahaan dapat ditingkatkan serta memerintahkan direksi untuk segera memberhentikan staf khusus dan melakukan perundingan PKB.

Kepada perusahaan, Sekar PNRI mendesak agar segera membayar insentif 2015 untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan.

Aksi Sekar PNRI itu juga didukung Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN serta sejumlah serikat pekerja yang berafiliasi dengan FSP BUMN. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,