Penjualan LKS Marak, Ketua Komisi D Berang

Penjualan LKS Marak, Ketua Komisi D Berang

ilustrasi

Bandung - Maraknya guru yang melakukan praktek komersil dengan menjual buku LKS, membuat Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Ahmad Nugraha,, kamis (27/8/2015), berang. Pasalnya kasus seperti ini sudah kerapkali terjadi. Sebab itu dia mendesak agar Pemkot Bandung segera bersikap dengan menindak tegas guru-guru yang melakukan perbuatan tersebut.

 
Tak hanya berang, Ahmad bahkan menuding kalau Pemkot sangat lemah dalam pengawasan. "Pemkot seolah tak serius dalam melaksanakan proses pendidikan sehingga penjualan buku LKS kembali marak dan cenderung tak terkendali," tegasnya di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi, Bandung.
 
Selain penjualan LKS, Ahmad juga mempertanyakan maraknya bimbingan belajar (bimbel) di sekolah di Kota Bandung. Bahkan kini guru-guru pun sudah berani mengadakan kursus dan les di sekolah kepada siswanya. "Sangat ironis sekali perhatian pendidikan diabaikan seperti tidak ada masalah sama sekali," sesalnya.

Sebab itu, tegas Ahmad, pihaknya segera memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung dalam waktu dekati. "Masyarakat juga ikut membantu agar segera melaporkan ke DPRD Kota Bandung jika menemukan ada guru mengadakan kegiatan-kegiatan bimbel atau les di sekolah," ungkapnya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:,