Seniman Jeprut Akan Ruatan di Gedung Sate

Seniman Jeprut Akan Ruatan di Gedung Sate

Seniman Nanu Muda (bawa mikrophone) saat mempraktekan cara meruat dalam konferensi pers. (Foto : Ade)

Bandung – Nanu Muda, seorang seniman yang tergabung dalam komunitas seniman "Jeprut Permanen" akan membuka Festival Jeprut Permanen dari tanggal 31 Oktober 2014 hingga 9 November 2014, yakni dengan melakukan ritual ruatan di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Kota Bandung.
 
Menurut Nanu Muda, dirinya akan melakukan ngukus atau berdoa sebagai bentuk rasa syukur dan membuang hal negatif. “Saya akan melakukan ritual sawen, dan bebete sebagai rasa syukur dan penolak bala. Gedung Sate dipilih karena simbol Jawa Barat. Makanya kita ruat agar Jabar ke depan bisa maju dan terhindar dari segala bala dan bahaya, terutama para koruptor,” aku Nanu Muda, Jumat (31/10/2014).
 
Dia menambahkan, untuk melakukan acara ritual ruatan Gedung Sate dirinya akan dibantu sedikitnya oleh sekitar 30 seniman, dengan menggunakan berbagai kelengkapan ruatan seperti menyan.
 
“Kita sich kepengennya pake menyan sekitar 1 kuintal, namun harganya mahal sekitar Rp 30.000/kg, jadi sepertinya nggak sampai sebanyak itu,” tambah Nanu.
 

Rangkaian kegiatan Jeprut Permanen tersebut diselenggarakan atas prakarsa sekumpulan pemuda pegiat seni Kota Bandung. Melalui penyelenggaraan acara ini, Jeprut Permanen berharap bisa mempererat hubungan antara seniman tua dan seniman muda. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,