Puluhan dan Tiga PSK di Bawah Umur di Depok Diringkus

Puluhan dan Tiga PSK di Bawah Umur di Depok Diringkus

Depok - Puluhan wanita pekerja seks komersial (PSK) berhasil dijaring aparat gabugan TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, ketika menggelar razia cipta kondisi di kawasan Pondok Rangon, Cimanggis Depok, Sabtu (29/8/2015) dinihari.       
Dalam razia tersebut tidak hanya PSK dan sejumlah pria hidung belang yang diringkus, dalam operasi itu juga petugas berhasil menyita ratusan botol minuman keras dari sejumlah kafe dan warung reman-remang yang ada di kawasan tersebut.
      
"Razia tersebut kami lakukan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman pada masyarakat. Adapun sasaran dari operasi ini ialah penyakit masyarakat yang dianggap meresahkan dan rentan menimbulkan aksi-aksi kejahatan," kata Kapolresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono. Pihak Kepolisian bersama BNN juga melakukan tes urine. Mereka yang terjaring selanjutnya akan menjalani pembinaan oleh petugas Satpol PP.
      
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, rata-rata PSK yang diringkus berasal dari Indramayu dan Cianjur. Bahkan, di lokasi itu petugas juga menemukan ada tiga PSK yang masih berusia di bawah umur. Mereka masing-masing AN (14), R (15) dan S (17 tahun).
        
"Mereka yang tidak memiliki identitas kami serahkan ke Satpol PP untuk menjalani pembinaan, sedangkan yang terindikasi melakukan penyimpangan akan kami proses. Penertiban itu kami lakukan juga dalam rangka jelang pengamanan pemilihan kepala daerah," kata Dwiyono didampingi Kasat Narkoba Polresta Depok, Komisaris Vivick Tjangkung.
       
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Nina Suzana menambahkan, pihaknya bersama TNI dan Polri akan semakin gencar melakukan penertiban seperti ini. "Tentu akan kami lakukan secara rutin. Kami akan bertindak tegas bagi mereka yang menggangu ketertiban umum," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,