Ridwan Kamil Hadiri Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan

Ridwan Kamil Hadiri Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan

Bandung- Walikota Bandung M Ridwan Kamil akan menghadiri rangkaian kegiatan hari kedua Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan, di Pantai Indah Resort Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2015).

"Rencananya jam 2 siang ini, Pak Emil (Ridwan Kamil) akan hadir di kongres. Beliau akan menyampaikan pengalamannya selama memimpin Bandung kepada peserta kongres," kata Pimpinan Sidang Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan M Budiana.

Selain itu, lanjut Budiana, pada kesempatan tersebut Paguyuban Pasundan juga akan memberikan penghargaan kepada Ridwan Kamil.

Ia mengaku lega dan bangga karena pelaksanaan Kongres Ke-42 organisasi tersebut telah menetapkan Prof Didi Turmudzi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan masa bakti 2015-2020 melalui aklamasi.

"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan berarti. Tadi Pak Didi kita lantik dihadapan empat komda (komisariat daerah) dan 39 pengurus anak cabang," kata dia.

Sementara itu Didi Turmudzi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana agar Paguyuban Pasundan eksistensinya bisa semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"PP (Paguyuban Pasundan) ini bukan organisasi milik satu etnis, tapi kita terbuka dengan etnis lain. Buktinya pendiri PP ialah warga keturunan Bugis yang tinggal di Bandung," ujar dia.

Dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada anggota dan pengurus organisasi tersebut karena diberikan amanat untuk kembali memimpin Paguyuban Pasundan selama lima tahun ke depan.

"Alhamdulilah kemarin malam itu dari 39 pengurus anak cabang seluruh Indonesia, ternyata semuanya mengajukan saya sendiri tidak ada calon lain secara tertulis untuk maju kembali sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan periode ke depan," kata Didi.

Bagi Mantan Rektor Universitas Pasundan ini, momentum tersebut merupakan kali keduanya bagi dirinya dipilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan secara aklamasi.

"Saat saya menjabat sebagai Ketum PP (Paguyuban Pasundan) periode kemarin (2010-2015) juga aklamasi," kata dia.

Menurut dia, keputusan mengusulkan dirinya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PP dilakukan setelah laporan pertanggungjawaban dirinya pada periode 2010-2015 diterima oleh seluruh peserta kongres tersebut.

"Kemudian saya menjawab ke podium bahwa saya bersedia memimpin PP tetapi dengan sejumlah syarat," ujar dia.

Menurut dia, syarat pertama ialah seluruh anggota dan pengurus Paguyuban Pasundan dari berbagai tingkatkan harus betul-betul memiliki kekuatan dan menjalankan peran serta fungsinya dengan baik karena pengurus besar bisa baik, bermakna dan terasa manfaatnya ketika pengurus komisariat daerah organisasi ini kuat.

"Dan kalau pengurus wilayah/daerah sudah kuat maka pengurus cabangnya kuat. Pengurus cabang kuat kalau dipengurus rantingnya kuat. Kalau semua sudah siap berjuangan supaya kehadiran PP bisa bermakna buat masyarakat maka saya akan siap jadi ketua umum. Kalau tidak ada, saya percuma maju lagi," kata dia.(Ode)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,