Edi Junaedi Tuding Ade Irawan Ambil-alih Wewenang

Edi Junaedi Tuding Ade Irawan Ambil-alih Wewenang

Suasana Sidang kasus SPPD cimahi di Ruang 1 Pengadilan Negeri Tipikor Jalan LLRE Martadinata Bandung Senin (31/8/2015)

Bandung - Terdakwa Kasus Korupsi SPPD Cimahi Ade Irawan dinilai telah mengambil alih kewenangan menyusun Surat Perintah Perjalanan Dinas yang merupakan kewajiban Sekretariat.

Hal tersebut diungkapkan oleh saksi Sekertaris Dewan DPRD Kota Cimahi Edi Junaedi non aktif di Ruang 1 Pengadilan Negeri Tipikor Jalan LLRE Martadinata Bandung Senin (31/8/2015).

"Kewenangan kami diambil alih oleh pimpinan dewan khususnya penunjukan travel. Pada pertemuan Juni dan Juli itu saya lupa lagi," ujar Edi kepada Majelis Hakim Tipikor, Senin (31/8/2015).

Kekesalan itu muncul karena sebelumnya, kewenangan memfasilitasi  perjalanan dinas telah diperkuat dengan Nota Dinas Pimpinan Dewan kepada pihak Sekretariat.

Menurutnya,  penunjukan travel penganggaran yang dialokasikan untuk tiga hari itu, turut ada intervensi dari jajaran Pimpinan Dewan. "Keputusan pimpinan dewan membuat nota dinas ke Sekretariat DPRD yang isinya itu intruksi memfasilitasi kegiatan (perjalanan dinas). Tapi diperjalanannya kewenangan kami direnggut, para dewan yang berkepentingan datang membawa travelnya agar dipilih dalam perjalanan dinas" beber Edi.

Selanjutnya travel Titan yang saat itu mendapatkan tender perjalanan dinas DPRD. kini pengelola penyedia jasa tersebut yaitu terdakwa Riksa Sabara dan Raden Titan turut terseret menjadi tersangka dalam SPPD Kota Cimahi dengan kerugia negara Rp1,8 miliar.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,