Negara Dirugikan Rp 200 Miliar atas Kasus Capim KPK

Negara Dirugikan Rp 200 Miliar atas Kasus Capim KPK

Jakarta - Kerugian negara akibat ulah salah seorang calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang terjerat sebagai tersangka diperkirakan Rp 200 miliar. Tak menutup kemungkinan tersangka dalam kasus tersebut lebih dari seorang.
 
"Kalau indikasi ada tersangka lain. Kami butuh dukungan keterangan dan dokumen sehingga penindakan atau proses penyidikan pada yang bersangkutan bisa lancar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Victor Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2015).

Dalam  kaitan itu, penyidik sudah menganalisa dokumen. Perkiraan kerugian negara sudah ada meski belum secara resmi dikeluarkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Ya, berkisar Rp 200 miliar. Tapi yang bisa mengatakan kerugian negara berapa, itu BPK," katanya.

Ia berharap, kasus ini tak ditarik ke ranah politik, apalagi dihubungkan dengan proses seleksi calon pimpinan KPK. Dia menjamin, penyidikan tak memandang siapa pun. "Tidak ada hubungan dengan apa pun, kami bekerja secara profesional," katanya.

Sementara itu, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri sudah memeriksa enam hingga tujuh saksi, terkait kasus calon pimpinan KPK. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:,