Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Dituntut Kuasai Bahasa Asing

Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Dituntut Kuasai Bahasa Asing

Foto: tribunnews

Bandung - Dinas UMKM dan Koperasi Jabar mendorong para pelaku usaha mikro dan kecil untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing atau minimal Bahasa Inggris.

"Kemampuan bahasa asing dalam hal ini bahasa Inggris sangat membantu dalam berusaha, khususnya dalam meningkatkan daya saing jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN," kata Kepala UMKM dan Koperasi Jabar Anton Gustoni di Bandung, Selasa (1/9/2015).

Ia berharap dengan kemampuan berbahasa asing, baik Inggris, Mandarin, Arab maupun bahasa lainnya memungkinkan mereka melakukan negosiasi atau berkomunikasi secara lancar.

"Kita harus siapkan pelaku UMKM dan juga Koperasi dalam menghadapi itu," katanya.

Kemampuan berbahasa itu, kata Anton merupakan bagian dari rencana yang akan dilakukan Dinas UMKM dan Koperasi Jabar melalui pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia .

"Tiap tahun kita mempunyai pelatihan untuk UMKM dan koperasi, yaitu pelatihan tentang penglolaan keuangan dan kewirausahaan," katanya.

Hingga 2015 sudah ada sekitar 25.646 koperasi di Jawa Barat. Pihaknya pun berusaha untuk mendorong koperasi-koperasi tersebut untuk menuju koperasi kelas dunia sebagai upaya menghadapi MEA.

Ia menyebutkan kini sudah ada empat koperasi yang didorong go internasional yaitu Koperasi Karyawan Pindodeli di Karawang, Koperasi Karyawan Indosemen di Kabupaten Bogor, Koperasi KPBS di lembang dan Koperasi KPL Mitra Sumitra di bidang kelautan di Indramayu.

"Untuk keempat koperasi itu, kita akan terus bimbing dan advokasi untuk bisa menembus koperasi kelas dunia," katanya menambahkan. (AY)

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,