BPBD KBB Kesulitan Penuhi Air untuk Warga

BPBD KBB Kesulitan Penuhi Air untuk Warga

Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk warga yang terkena dampak kekeringan pada musim kemarau panjang di kota itu.

"Kami baru dapat membantu sebagian warga karena banyak kendala yang dihadapi di lapangan sehingga kami belum bisa membantu semuanya," kata Kepala BPBD KBB Ronny Rudyana kepada wartawan, Rabu (2/9/2015).

Ia menuturkan, musim kemarau hingga akhir Agustus 2015 tercatat telah menyebabkan krisis air bersih tersebar di enam kecamatan.

BPBD, lanjut dia, telah berupaya memenuhi kebutuhan air warga tersebut dengan mendistribusikan air bersih menggunakan kendaraan tangki air ke beberapa kecamatan yang dilanda kekeringan.

"Kendala yang kami hadapi di lapangan adalah kurangnya armada truk tangki untuk mengangkut air ke daerah yang membutuhkan," katanya.

Ia menyebutkan, kendaraan tangki air yang tersedia baru satu armada bantuan dari PDAM Tirtaraharja dan UPT Pemadam Kebakaran yang dikhususkan mendisitribusikan air bersih kepada warga.

Menurut dia, idealnya jumlah kendaraan tangki air untuk mendistribusikan air kepada warga yaitu setiap kecamatan satu armada.

"Kami hanya memiliki satu armada truk tangki, idealnya setiap kecamatan memiliki satu armada untuk 16 kecamatan di Bandung Barat ini," katanya.

Terkait sumber air yang didistribusikan kepada warga, kata Ronny, dari PDAM dan BUMD PT Perdana Multiguna Sarana yang diberikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan air.

"Termasuk biaya transportasi sampai ke lokasi pembagian air bersih gratis," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,