Nina Nurlina, Mantan Capim KPK Tersangka Korupsi

Nina Nurlina, Mantan Capim KPK Tersangka Korupsi

Jakarta -  Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri akhirnya menetapkan Direktur Eksekutif Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono, mantan capim KPK tersangka kasus korupsi anggaran CSR. Salah satunya Gerakan Menanam 1.000 Pohon Pertamina Foundation.
 
Menurut Kabareskrim Komjen Budi Waseso, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) telah mengeluarkan surat pemberitahuan, atas dimulainya penyidikan (SPDP) dan telah mengirimkan ke Kejaksaan.
 
"Ya, SPDP sudah keluar. Sudah tersangka (Nina)," kata Budi Waseso di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015). Menurutnya, SPDP perkara korupsi CSR Pertamina itu telah keluar SPDP-nya sebelum dilakukan penggeledahan di kantor Pertamina Foundation, Selasa 1 September 2015 lalu.
 
Dalam waktu dekat, ia akan menyerahkan waktu pemeriksaan Nina sebagai tersangka kepada penyidik. "Pemeriksaan tergantung penyidik, nanti ditentukan jadwalnya, kalau sudah diperlukan, dipanggil," kata Buwas.
 
Sebelumnya, penyidik melakukan penggeledahan selama 13 jam pada Selasa 1 September 2015 lalu. Dalam penggeledahan penyidik mendapatkan berbagai alat bukti yang didapat di empat ruangan, yakni kantor direktur, bendahara, pendataan dan perencanaan.
 
"Kita menyita 12 kontainer berisi dokumen, 12 CPU dan 2 unit laptop," ujar anggota Satgas Bareskrim Polri AKBP Ma'mun di lokasi penggeledahan, Rabu 2 September 2015. Setelah alat-alat bukti itu didapat, penyidik akan membawamya ke Bareskrim Polri untuk kemudian akan dianalisis lebih lanjut agar menguatkan perkara. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,