Penyidik Ciut, Korupsi Rp 180 Triliun Batal Dibongkar

Penyidik Ciut, Korupsi Rp 180 Triliun Batal Dibongkar

Jakarta Disayangkan penyidik Bareskrim batal membongkar kasus mega korupsi Rp 180 triliunPenundaan tersebut tidak terlepas dari pencopotan Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso (Buwas). Kasus yang berbeda dengan Pelindo II itu tak jadi diungkap karena mental para penyidik kepolisian langsung ciut.
 
"Polisi berpangkat bintang tiga saja bisa dicopot, apalagi para penyidik. Kita gagal melakukan tindakan karena penyidik sudah jatuh mental," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Mabes Polri Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak.
 
Padahal, katanya  mental para penyidik sudah bagus sebelum isu pencopotan Kabareskrim tersebut muncul. Terlebih lagi dengan banyaknya kasus korupsi kelas kakap di Indonesia, yang tersebar saat ini.
 
"Beberapa waktu lalu sudah mendidik penyidik untuk berani, banyak korupsi, ekonomi miskin karena terlalu banyak korupsi. Mereka sudah semangat begitu kemarin dan ada berita itu, jatuh mental penyidik, siapa sekarang yang mau mengembalikan (mental) tersebut ?," bebernya.
 
Jenderal bintang satu itu mengakui sangat mudah untuk mengatakan, polisi ketakutan dengan isu tersebut. Harus disadari, tidak semua polisi sudah senior seperti dirinya.
 
"Ya kita enggak takut kalau dicopot. Tapi yang polisi muda ini bagaimana, takut memang. Dulu polisi menyidik korupsi? 32 tahun polisi ini di bawah kungkungan kekuasaan, yang buat aneh-aneh dipindah, dicopot. Nah itu masih membekas di benak mereka, kita ubah, berhasil. Korupsi dimana-mana ditangkap, tapi dikebiri kemaren, habis kita," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,