Karang Taruna Bandung Dapat 10 Ponsel Pintar dari OXL Upgrade Indonesia

Karang Taruna Bandung Dapat 10 Ponsel Pintar dari OXL Upgrade Indonesia

Bandung-Fiki Satari Ketua Karang Taruna Kota Bandung ikut menerima 10 ponsel pintar sebagai perwakilan dari wilayah  Karang Taruna Kota Bandung di acara peluncuran OXL Upgrade Indonesia untuk Bandung yang dihadiri Walikota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung Jl Dalem Kaum No 1 Bandung, Jumat (4/9/2015). 


"Bagi mereka yang mendapatkan 10 ponsel pintar, nanti  yang menerima kita seleksi, dan memberikan pelajaran khusus, semacam kursus, yang pasti mewakili kewilayahan masing-masing Karang Taruna Kota Bandung," kata Fiki Satari usai menerima ponsel pintar secara simbolik.

Menurut Fiki, ponsel pintar ini akan menjadi salah satu alat pendukung untuk menyebarkan informasi kegiatan karang taruna di masing-masing wilayah.

"Gerakan upgrade ini sangat membantu untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi. Seperti smartphone yang didapat karang taruna, ini juga  akan digunakan untuk menyebarkan informasi kegiatan karang taruna," ungkap Fiki.

CEO OLX Indonedsia Daniel Tumiwa menerangkan, gerakan Upgrade yang diluncurkan ini bertujuan untuk mengajak warga Bandung untuk meng-upgrade kehidupan mereka, dimulai dari hal yang sederhana yakni ponsel. Dengan memiliki ponsel pintar diharapkan kreativitas dan produktivitas warga Bandung akan meningkat.

"Karena dengan memakai ponsel pintar, saya yakin kreatifitas dan produktifitas warga Bandung akan meningkat karwna lebih mudah mendapatkan dan menyebarkan informasi, serta membuka peluang baru," kata Daniel.

Sementara itu, Walikota Bandung Ridwan Kamil kembali menambahkan mendukung gerakan Upgrade Indonsia di Kota Bandung. Pria yang akrab di sapa Emil ini mengatakan, program tersebut penting sebagai bentuk kampanye agar masyarakat Indonesia, khususnya Bandung, mulai bergeser dari ponsel jadul ke ponsel pintar.

"Bandung punya semangat agar bisa menjadi kota percontohan warganya mendukung smart city. Tidak hanya menjadi smart government, tapi juga memanfaatkan teknologi untuk kebaikan," tandasnya.
 
Kota Bandung sendiri mendorong setiap dinas memiliki akun media sosial sehingga dapat menginformasikan  agenda kegiatan mereka kepada masyarakat sekaligus menerima saran dan kritik dari warga. "Pengguna Twitter tertinggi adalah Kota Jakarta, Bandung justru masuk peringkat kota keenam pengguna Twitter, jika ini menjadi bagian dari kebutuhan, mudah-mudahan informasi akan menjadi penting bagi warga Bandung pengguna ponsel pintar," ujar Emil menambahkan. (Ode)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,