Bawaslu Jabar Larang Pasang Atribut di Mobil Pribadi

Bawaslu Jabar Larang Pasang Atribut di Mobil Pribadi

Cianjur - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat melarang setiap calon bupati dan wakil bupati memasang atribut atau alat peraga kampanye di mobil pribadi dan mobil inventaris tim pemenangan sekalipun.

"Bahkan pemasangan alat peraga kampanye dilarang dipasang di posko," kata Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto di Cianjur, Jumat (4/9/2015).

Dia menjelaskan, dalam PKPU nomor 7 tentang penyediaaan alat peraga kampanye diatur oleh KPU. Sehingga jika alat peraga kampanye ditempel di mobil pribadi itu tidak boleh.

"Kalau mereka melanggar, panwaslu kabupaten bisa menegurnya atau mencopotnya. Panwaslu bisa memberikan surat peringatan bahwa dalam 1 x 24 jam harus dicabut. Kalau tidak, panwaslu atau dibantu instansi terkait di pemkab bisa mencabut paksa," katanya.

Sementara Ketua Panwaslu Cianjur Saeful Anwar mengatakan, untuk atribut kampanye diatur dalam pasal 23 ayat 1 dan 2 tentang penyebaran bahan kampanye dan ukuran atribut yang diperbolehkan dipasang. Dia mencontohkan, selebaran paling besar ukurannya 8,25 x 21 sentimeter, brosur paling besar 21 x 29,7 sentimeter pada posisi terlipat 21 x 10 sentimeter, pamflet paling besar 21 x 29,7 sentimeter dan poster paling besar ukuran 40 x 60 sentimeter.

"Striker pun diatur yakni ukurannya 10 x 5 sentimeter dan semua itu disediakan oleh KPUD. Pasangan calon boleh membuat atribut kampanye yang tidak disediakan oleh KPUD, seperti membuat kaos, topi, mug, kalender dan kartu nama," katanya.

Hal tersebut, tambah dia, diatur dalam pasal 26 tentang bahan kampanye bahwa tim kampanye boleh membuat APK yang tidak dibuat oleh KPUD. Sehingga yang tidak diatur oleh PKPU itu tidak boleh, seperti branding mobil karena tidak ada dalam PKPU.

Dia menegaskan, jika pasangan calon yang melanggar ketentuan dapat dikenakan sanksi sesuai pasal 70 dan pasal 71. "Sanksinya peringatan tertulis dan pemberhentian kampanye, atau sesuai pasal 71 akan dikenakan sanksi penarikan bahan kampanye," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,