Perpustakaan Unik dari Limbah Es Krim Hadir di Bandung

Perpustakaan Unik dari Limbah Es Krim Hadir di Bandung

Bandung - Untuk memotivasi warga gemar membaca sekaligus menjadikan Bandung dikenal sebagai Kota Buku pada tahun 2017, Walikota Bandung Ridwan Kamil mulai merintisnya dengan menciptakan perpustakaan yang bergaya unik. 
 
Ya, masyarakat baik sebagai warga Bandung maupun para wisatawan dari luar kota bisa mendatangi perpustakaan unik yang terbuat dari limbah plastik bekas es krim. Perpustakaan itu berlokasi di Jalan Bima, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. 
 
Tidak perlu  khawatir untuk mengeluarkan uang untuk bisa masuk ke perpustakaan tersebut. Sarana tersebut memang dibuat gratis bagi seluruh warga, terutama bagi kalangan anak-anak dan pelajar sekolah. 
 
Yang patut diacungi jempol, yakni perpustakaan itu dibuat sepenuhnya dengan swadaya masyarakat, yang diprakarsai oleh pemerintah daerah. Dinding perpustakaan itu terbuat dari limbah plastik es krim yang dikumpulkan warga. 
 
Lewat bantuan dompet kaum dhuafa dan dua orang arsitek asing, yakni Daliana dan Florian Heinselmann dari Shau Architecture, maka jadilah sebuah perpustakaan mungil, namun unik.
 
Bangunan seluas 100 meter persegi tersebut didirikan dalam waktu tiga bulan. Pada bagian bawah, dibangun ruang kosong layaknya panggung yang bisa difungsikan sebagai ruang serbaguna. Sementara, ruang perpustakaan terletak di lantai dua. 
 
Secara keseluruhan, perpustakaan tersebut membutuhkan sebanyak 2.000 wadah plastik es krim, terutama untuk membangun dinding perpustakaan. Celah-celah kecil yang terdapat dari susunan wadah es krim itu difungsikan sebagai ventilasi udara, sehingga ruangan tetap sejuk dan punya akselerasi udara baik meski tanpa AC.
 
"Secara arsitektur, ini unik dan sesuai dengan makna buku sebagai jendela dunia," kata Ridwan Kamil. Selain buku, perpustakaan itu juga dilengkapi dengan beragam permainan tradisional. Rencana ke depan, Kang Emil akan membangun perpustakaan unik lainnya di 151 kelurahan di Kota Bandung. (Jr.) 
.

Categories:Bandung,
Tags:,