Jerman pun Dibanjiri Ribuan Pengungsi dan Imigran

Jerman pun Dibanjiri Ribuan Pengungsi dan Imigran

Munich -  Ribuan gelombang pengungsi dan imigran dilaporkan telah tiba di Jerman. Ribuan imigran itu sebelumnya telah melalui perjalanan panjang dari Budapest, Hungaria, dan dilanjutkan menuju Austria, hingga menuju Kota Munich, Jerman.
 
Menurut Kepala Pemerintah Daerah Munich, Christoph Hillenbrand, pada Sabtu tengah malam, beberapa kereta yang berasal dari Budapest dan bus yang berasal dari Wina, Austria, telah tiba di Munich.
 
"Pada tengah malam, sekira 6.000 imgran yang menggunakan kereta maupun bus telah tiba di Kota Munich, setelah Kanselir Austria dan Jerman sepakat untuk membuka perbatasan,” kata Hillenbrand.
 
“Saya memprediksi, akan ada sekitar 2.000 imigran lagi yang akan datang pada hari ini menggunakan kereta. Petugas keamanan setempat telah siap untuk mengamankan stasiun-stasiun dan terminal di Kota Munich,” lanjutnya.
 
Seperti dilansir Reuters, Minggu (6/9/2015) Hillenbrand menambahkan, sebagian besar imigran yang telah tiba akan menetap di Munich. Meski demikian, kereta dari Munich dilaporkan akan mengantarkan 800 imigran ke Kota Dortmund, sedangkan 460 imigran lainnya akan diantarkan menuju Kota Frankfurt.
 
Sebelumnya diberitakan, kekacauan sempat terjadi di stasiun Budapest, Hungaria, ketika petugas keamanan setempat menutup akses masuk ribuan imigran yang hendak ke Austria dan Jerman menggunakan kereta.
 
Hungaria bersama Republik Ceko, Polandia dan Slovakia mengeluarkan pernyataan bersama untuk menolak sistem kuota pencari suaka yang diberikan oleh Uni Eropa. Gelombang imigran dan pengungsi yang berasal dari Eropa Timur, Afrika, dan Timur Tengah beberapa pekan terakhir membanjiri negara-negara perbatasan Eropa Barat.
 
Faktor ekonomi dinilai menjadi salah satu alasan para pengungsi itu bergerak menuju wilayah Eropa Barat. Para imigran bahkan ada yang melarikan diri dari negara asalnya untuk menyeberangi Laut Mediterania dengan menggunakan perahu, dan tidak sedikit di antara mereka yang tewas dalam perjalanan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,