Ratusan Keluarga di Cianjur Belum Nikmati Listrik

Ratusan Keluarga di Cianjur Belum Nikmati Listrik

Cianjur - Ratusan keluarga di tiga kampung di Kecamatan Pagelaran, Cianjur  sejak puluhan tahun hingga saat ini masih belum menikmati aliran listrik dari PLN layaknya warga lain di wilayah tersebut.

"Sudah puluhan tahun, penerangan malam hari di kampung kami hanya lampu minyak atau obor untuk beraktivitas ketika berada di luar rumah. Ini tidak hanya kami yang merasakan tetapi masih ada ratusan kepala keluarga lainnya di Kampung Waspada, Sukajadi dan Hajuang ini," kata Soleh seorang warga saat ditemui wartawan di depan rumahnya, Minggu (6/9/2015)

Tidak adanya aliran listrik dari PLN ungkap dia, membuat warga berinisiatif membuat pembangkit listrik tenaga air yang dihasilkan dari kincir kayu. Namun aliran listrik yang dihasilkan tidak besar, untuk dialirkan ke rumah warga yang hanya 20 watt.

"Itu kalau air sungai sedang deras, kalau seperti sekarang musim kering, air tidak ada, sehingga tidak ada listrik yang dihasilkan Untuk menyalakan satu lampu saja sudah sulit, sekalipun bisa cahayanya tidak terang," katanya.

Saat ini, warga kembali mengandalkan lampu minyak berbahan bakar solar, di mana satu liter solar dapat digunakan untuk tiga malam. Namun warga tetap keberatan karena mahalnya harga dan jauhnya tempat untuk membeli bahan bakar untuk lampu minyak.

"Kami berharap listrik masuk ke kampung ini karena selama ini warga kesulitan, untuk beraktivitas terutama pada malam hari, sudah pasti kalau informasi tidak tahu karena tidak ada listrik untuk menyalakan televisi atau radio sekalipun. Adanya listrik masuk desa ini tentunya akan memerdekakan warga dari kegelapan," katanya.

Sementara Kepala Desa Buniwangi, Mamat Rohimat mengatakan kondisi warga di desanya yang masih belum merasakan aliran listrik, sudah berlangsung sejak kampung-kampung itu ada puluhan tahun lalu. Selama ini, jelas dia, pihaknya kerap kali mengajukan pada PLN Cianjur, melalui kantor Cabang di Sukanagara, agar warganya mendapatkan aliran listrik.

"Namun hingga saat ini belum ada jawaban terkait permintaan itu. Kalau kami tanya jawabannya selalu diusahakan, insya Allah dan alasan lainnya. Tapi buktinya sekarang masih belum ada listrik yang masuk," katanya.

Warga yang sudah tidak sabar atas harapan tersebut, berencana untuk bekerjasama dengan swasta untuk membangun pembangkit listrik tenaga air guna mewujudkan keinginan warga tersebut. "Sebenarnya sudah ada pihak swasta yang peduli, namun kami tahan dulu. Menunggu jawaban pasti dari PLN. Jika tidak ada, terpaksa kami terima tawaran tersebut," katanya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,