Izin Keramaian ISL Bisa Berjalan Bila Tanpa PSSI?

Izin Keramaian ISL Bisa Berjalan Bila Tanpa PSSI?

Bandung - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Matalitti mengaku masih terus berupaya agar kompetisi Indonesia Super League (ISL) dapat segera bergulir, pasca di hentikan pada Mei lalu.

Namun, pihaknya masih belum dapat memastikan kompetisi ISL dapat segera bergulir, karena setelah melakukan komunikasi dengan pihak terkait yakni kepolisian terkait perizinan, dikatakan La Nyalla pihak keamanan masih belum bisa memberikan izin keramainan untuk kompetisi yang ada di bawah PSSI.

"Untuk kedepannya masih tandatanya, karena kemaren dari PSSI sudah melobi ke Mabespolri mempertanyakan katanya ISL bisa jalan tapi tanpa PSSI, jadi bagaimana caranya? Ini yang jadi pertanyaan buat kita, jadi tidak mungkin ISL itu berjalan tanpa adanya PSSI," katanya ditemui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2015) malam.

PT Liga Indonesia sendiri sebelumnya mengagendakan kompetisi ISL bisa bergulir pada bulan Oktober mendatang. Lanjut La Nyalla menuturkan, pihaknya pun terus berupaya untuk dapat memutar kembali roda kompetisi.

"Ini bukan soal optisi atau pesimis, ini soal bagaimana menegakan kebenaran, bagaimana kita menjalankan regulasi sepakbola, saya bertugas menjaga kedaulatan sepakbola," tegasnya.

Seperti diketahui, La Nyalla dan Menpora Imam Nahrawi sebelumnya sempat berjabat tangan saat pembukaan Piala Presiden 2015 di Bali (30/8/2015), menurutnya meski dia dan Menpora sudah berjabat tangan, namun soal pembekuan Menpora masih belum mau mencabutnya.

"Itu hanya jabatangan, dia bilang jabatangan silahkan saja jabat tangan tapi pembekuan masih ada dan dia bilang nanti kita bertemu empat mata, tapi saya tidak tau, karena sampe sekarang belum ada undangan," ungkapnya.

"Bagi saya salaman itu sudah selesai, harus damai semua, tapi bagi dia salaman itu hanya silaturahmi saja atau basa basi saja," tambahnya.

Untuk langkah kedepannya, pihak PSSI pun masih menunggu putusan hukum. "Karena negara ini negara hukum, jadi kita hanya menunggu secara hukum saja, karena kalau kita loby sana loby sini semuanya akan angkat tangan. Kalau kita di sanksi terus, kapan mau ada prestasinya," pungkasnya.(Ode)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,