Lima Hutan Dilalap Api Ditutup untuk Umum

Lima Hutan Dilalap Api Ditutup untuk Umum

Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan telah meminta kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam agar lima hutan yang mengalami kebakaran harus ditutup untuk umum sebagai upaya mencegah kebakaran akibat perbuatan manusia pada musim kemarau.

"Semua ditutup untuk umum, sampai turun hujan mungkin," kata Deddy saat meninjau kawasan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Selasa (8/9/2015).

Ia menyebutkan, lahan hutan yang terbakar itu terjadi di kawasan hutan Gunung Guntur dan Papandayan di Kabupaten Garut, Gunung Ciremai di Kuningan, Burangrang di Kabupaten Bandung Barat, dan Kareumbi di Kabupaten Sumedang.

Kebakaran hutan itu, kata dia, terjadi pada musim kemarau dengan dugaan sementara akibat perbuatan manusia yang membuang puntung rokok atau bekas perapian saat aktivitas berkemah.

"Laporannya karena dugaan manusia semua, karena apa akan terbakar dengan matahari," kata Deddy.

Kebakaran hutan itu, kata Deddy, sulit untuk dicegah, bahkan upaya pemadamannya juga susah, karena berada di kawasan yang jauh dari jalan raya.

Sementara, lanjut dia, pemadaman dilakukan secara sederhana dengan cara memukul kobaran api agar tidak terus meluas ke tanaman hutan lainnya.

"Cara pemadamannya dengan gebruk-gebruk (pukul-pukul) saja, manual," katanya.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Sylvana Ratina menyatakan, sudah menerbitkan surat edaran terkait moratorium tentang larangan mengunjungi kawasan hutan yang terbakar untuk kegiatan berkemah atau pendakian.

"Kita sudah mengeluarkan surat edaran moratorium 'camping' selama musim kemarau ini," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,