Mampukah BAS 2015 Jadi Daya Tarik Wisata?

Mampukah BAS 2015 Jadi Daya Tarik Wisata?

Bandung - Pameran dirgantara "Bandung Air Show (BAS) 2015" menjadi kalender tetap dan daya tarik wisatawan domestik serta internasional yang datang ke Kota Bandung.

"Saya optimistis Bandung Air Show 2015 ini dapat mencapai target sedikitnya 80 ribu pengunjung. Kami dorong terus menjadi daya tarik wisata Kota Kembang," kata Ridwan Kamil saat membuka BAS di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara Bandung, Kamis (10/9/2015).

Wali kota menyatakan gelaran BAS yang akan digelar 10-12 September 2015 merupakan salah satu alternatif wisata di Kota Bandung yang wajib dikunjungi para pelancong. Ia menambahkan BAS 2015 akan jauh lebih meriah dari pada BAS sebelumnya.

"Saya berharap gelaran ini bisa mengembalikan kejayaan Bandung sebagai Kota Dirgantara," katanya.

Menurutnya pihak Pemkot, Lanud Husein Sastranegara serta TNI Angkatan Udara sudah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan gelaran yang rutin digelar dalam rangka HUT Kota Bandung.

"Kita sudah siapkan semuanya, bila kordinasinya jalan dijamin tidak akan ada hal yang tidak diinginkan pada BAS tahun ini," kata pria yang akrab disapa Emil itu.

Ditemui ditempat yang sama, Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang Ardhi Cahdjoko mengatakan BAS 2015 sebagai salah satu rangkaian acara dalam hari ulang tahun Kota Bandung ke-205.

"Semua ikut merayakan ulang tahun Kota Bandung, begitupun pihak dirgantara, maka kami bangga bisa masuk sebagai salah satu rangkaian acara ulang tahun Kota Bandung," kata Ardhi.

BAS terbuka untuk umum, maka semua lapisan masyarakat bisa menikmati dan mengenal lebih dekat segala macam hal tentang kedirgantaraan mulai pukul 06.30 hingga 20.00 WIB. Menurutnya pengunjung BAS cukup membayar tiket masuk sebesar Rp20 ribu, sedangkan pelajar hanya Rp10 ribu untuk masuk ke arena BAS.

Dalam rangkaian BAS 2015 terdapat beberapa kegiatan, seperti pameran alutsista TNI serta pameran pesawat aero modeling, pesawat air charters, pesawat latih dan beragam jenis pesawat lain. Panitia juga menyediakan sejumlah informasi perihal pendidikan kedirgantaraan, seperti sekolah penerbangan, teknologi informasi dan produk-produk kemiliteran.

"Tentu saja tidak boleh dilewatkan atraksi di udara, antara lain aerobatik, paramotor, trike, dan terjun payung," katanya.

Selain itu, ada sejumlah lomba dan parade kreatif pelajar yang digelar di sela-sela pameran, seperti photography air show, lomba mewarnai gambar, merakit pesawat dari barang bekas, parade marching band, parade musik pelajar dan tarian tradisional. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,