Banjir, Puluhan Ribu Warga Jepang Terpaksa Mengungsi

Banjir, Puluhan Ribu Warga Jepang Terpaksa Mengungsi

Tokyo -  Untuk menghindari banjir yang melanda Jepang, puluhan ribu warga di negeri itu terpaksa mengungsi. Banjir diakibatkan hujan deras yang terus-menerus mengguyur, dampak lain dari Topan Etau yang menghantam Jepang.
 
"Ini merupakan skala hujan yang belum pernah kita alami sebelumnya. Keadaan bahaya tidak bisa dihindari,” kata ahli cuaca Takuya Deshimaru, dalam konferensi pers darurat, sebagaimana, Kamis (10/9/2015).
 
Seperti dilansir The Guardian, seorang perempuan dikabarkan hilang setelah rumahnya tertimpa longsor. Selain korban hilang, puluhan orang pun dilaporkan mengalami luka-luka akibat banjir yang melanda sejak Rabu lalu.
 
Masalah lain akibat hujan deras, yakni pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima. Tidak mampunya sistem pengeringan di lokasi itu membuat ratusan ton air yang telah terpapar radiasi, terbawa keluar oleh arus banjir menuju lautan.
 
Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang telah mengirimkan peringatan khusus kepada dua prefektur, yakni Ibaraki dan Tochigi untuk mewaspadai akan bahaya longsor dan air bah.
 
Di Tochigi misalnya, sebanyak 90 ribu orang diperintahkan untuk mengungsi, sedangkan 116 ribu lainnya disarankan meninggalkan rumah mereka. Pemerintah Ibaraki juga telah memerintahkan 20 ribu warganya untuk mengungsi.
 
Pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menyatakan,  pihaknya terus bersiaga menghadapi bencana tersebut, dan akan menempatkan nyawa warganya sebagai prioritas tertinggi. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,