Mourinho Mulai Gerah, 'Lagu Pemecatan' pun Menggema

Mourinho Mulai Gerah, 'Lagu Pemecatan' pun Menggema

London - Kalah dengan skor memalukan 1-3 dari Everton,  membuat sebagian fans Chelsea merasa kesal. Mereka mulai mendesak agar Jose Mourinho segera dipecat.
 
Dilansir Metro, Minggu (13/9/2015) manajer asal Portugal itu sudah menjadi sorotan. Mou disebut dalam posisi tak aman, bahkan sebelum kekalahan Chelsea dari Everton.
 
Hasil buruk yang didapat juara bertahan Premier League tersebut merupakan penyebab fans tak lagi simpatik terhadap Mou. Hanya satu kali menang, satu kali seri dan sudah tiga kali kalah musim ini, Chelsea hanya mampu mengumpulkan empat poin dari lima pertandingan.
 
Kini peringkat Chelsea turun dari 13 ke 16. Seruan untuk pemecatan Mourinho bahkan sudah dilakukan fans pada babak kedua pertandingan di Goodison Park.

Ketika itu para penggemar mulai menyanyikan "you're getting sacked in the morning," yang biasa dinyanyikan fans klub-klub Premier League, saat mereka mendesak pemecatan manajer klub kesayangan masing-masing.

Fans Chelsea sepakat waktu Mourinho di Stamford Bridge telah habis. Saat ini Chelsea bahkan menjadi tim yang kebobolan paling banyak, dengan 12 gol dan lebih buruk dari Sunderland yang kemasukan 10 gol.

Lagu 'pemecatan' untuk para manajer Premier League yang punya performa buruk, berasal dari lagu tradisional Kuba yang dibuat grup band The Sandpipers pada 1966 dengan judul “Guajira Guantanamera.”
 
Sebenarnya itu lagu tentang cinta, yang kemudian diplesetkan para fans untuk menyerang fans tim rival, karena judul lagu itu yang berarti "Anda hanya bernyanyi saat Anda menang."

Saat ditujukan untuk seruan pemecatan manajer klub, lagu itu diplesetkan lagi menjadi "Anda akan dipecat besok pagi." Tampaknya fans Chelsea sudah kehilangan cintanya pada manajer berjuluk 'The Special One' tersebut.(Jr.)**
.

Categories:Sepak bola,
Tags:,