Saudara Kembar Adang Sempat Dimimpikan, Seperti Firasat

Saudara Kembar Adang Sempat Dimimpikan, Seperti Firasat

Bandung - Saudara kembar Adang Joppy Lili, salah seorang korban kecelakaan rubuhnya tiang crane di Masjidil Haram, Asep Joli mengungkapkan, sempat bermimpi. Dalam mimpinya, Asep didatangi kakak pertamanya, saat itu Adang masih berada di Madinah.

"Kalau firasat tidak ada, namun saya pernah didatangi kakak pertama kami (Adan dan Asep) yang sudah meninggal dunia lebih dulu, lewat mimpi. Dia bilang kami berdua akan terpisah, saya berpikir di sini mungkin minta doa," ungkapnya kepada wartawan di rumah duka, di Jalan Babakan H Tamim, RT05/RW13, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Minggu (13/9/2015).

Asep mengaku, terakhir kali berhubungan dengan saudara kembarnya, Adang, sebelum berangkat menunailkan ibadah haji. Sebelumnya, kata Asep, Adang sempat mengatakan untuk pergi ke Mekah harus siap meninggal.

"Dia (Adang) menjawab, saya mah sudah pasrah, sudah saya titipkan kepada Allah, anak, harta dan sebagainya. Saya bilang kami semua berdoa  sing lancar sing sehat sing salamet," tururnya.

Saat waktu keberangkatan calon haji di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, istri Adang (Herma Sarimaya) berpesan menitipkan anak perempuan mereka.

"Istrinya bilang (Herma Sarimaya), mang titip Dinda ya," ujarnya.

Sambung Asep, ketika melihat anak pertama Adang (Yoga Permana), menangis saat mendapatkan sambungan telepon perihal kabar sang ayahanda, saat itu timbul perasaan yakin sang saudara kembarnya itu telah meninggal dunia..

"Setelah usai menunaikan shalat Subuh, saya datang ke rumah duka, ketika Yoga (anak pertama Adang) menerima telepon tiba-tiba menangis. Di situ saya curiga dan akhirnya mengetahui beliau telah meninggal dunia," tukas Asep.

.

Categories:Nasional,
Tags:,