Persenjatai Aparat Dishub Bandung Telan Dana Rp 2,2 Miliar

Persenjatai Aparat Dishub Bandung Telan Dana Rp 2,2 Miliar

Senjata Api (ilustrasi) /net

Bandung -  Untuk pembelian senjata api (senpi) jenis pistol dengan menggunakan peluru karet bagi para personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, sedikitnya menelan anggaran Rp 2,2 miliar.
 
Menurut Kadishub Kota Bandung Ricky Gustiadi, pihaknya membenarkan adanya pengadaan senpi tersebut. Dia mengatakan, nantinya para personel Dishub Kota Bandung dipersenjatai senpi yang menggunakan peluru karet. "Nanti akan digunakan untuk jajaran kami, pejabat, dan petugas di lapangan,” katanya di Bandung, Senin (14/9/2015).
 
Ricky menjelaskan, personel Dishub Kota Bandung saat ini membutuhkan alat keamanan seperti senpi, meski hanya menggunakan senjata karet. Meski begitu,  para personel yang akan memegang senpi harus mengikuti tahap pengujian, mulai psikotes, latihan menembak, hingga proses perizinan yang akan diawasi Polda Jabar. "Kami kan sifatnya operasional dan perlu dilengkapi seperti itu, seperti di Jakarta,” tuturnya.
 
Dikutip dari lpse.bandung.go.id, terdapat paket Pengadaan Senjata Genggam dan Kelengkapannya dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 2,2 miliar, dengan kode lelang 2883260. Tahapan lelang itu sendiri saat ini sudah masuk ke tahap pasca-kualifikasi, dan telah terdapat 25 penyedia yang mendaftar menjadi peserta.
 
Para peserta lelang pun harus memeenuhi berberapa syarat, antara lain harus memiliki surat izin Kapolri tentang usaha pengadaan, penyediaan, perbaikan, dan pendistribusian senjata gas air mata, senjata peluru karet, dan senjata peluru pallets yang masih berlaku. Juga surat izin Kapolri, tentang impor pistol gas dan amunisi yang masih berlaku. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,