Ridwan Kamil Tolak Belanja Senpi Dishub Rp 2,2 Miliar

Ridwan Kamil Tolak Belanja Senpi Dishub Rp 2,2 Miliar

Ridwan Kamil. (Widodo S. Jusuf/Antara)

BANDUNG - Dana untuk belanja senjata api (senpi) bagi para personel Dinas Perhubingan (Dishub) Kota Bandung senilai Rp 2,2 miliar, dibatalkan direalisasikan.

"Setelah saya cek ke DPRD juga tidak berkenan dengan jenis anggaran itu. Jadi, saya putuskan belanja senjata itu dibatalkan. Nanti di anggaran perubahan kita geser ke yang lebih bermanfaat," tegas Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, dirinya menampik telah kecolongan meloloskan anggaran tersebut. Sebagai Walikota Bandung, ia juga tidak bisa menghapal satu per satu mengenai ajuan anggaran. Pasalnya, anggaran tersebut dibahas secara prosedural oleh dinas terkait dan dewan.

Pembatalan itu sendiri, lanjut Emil dilakukan lantaran pihaknya belum melihat relevansi penggunaan pistol oleh personel Dishub. Meski salah satu alasan Dishub menganggarkan senpi tersebut untuk digunakan petugas lapangan, Emil tetap menolaknya.

"Saya belum melihat logika relevansinya. Kalau kata Dishub karena banyak tupoksi yang berkaitan dengan lapangan, seperti suka ada preman, pihak-pihak yang ikut mengintimidasi, mereka merasa perlu ada seperti itu. Namun, saya kira bisa (diatasi) dengan cara lain (tanpa senjata)," tuturnya.

Mengenai pengalihan anggaran, Emil menjelaskan, salah satunya anggaran akan dialihkan untuk pembuatan e-learning, yang meriupakan bentuk dukungan inovasi baru khususnya di bidang pendidikan.

Seperti diberitakan, Dishub Kota Bandung tengah melelang pengadaan senjata api jenis pistol senilai Rp 2,2 miliar, untuk digunakan oleh kalangan pejabat dan aparat Dishub KOta Bandung di lapangan. Pihak Dishub menginginkan pistol berjenis senjata genggam dengan peluru karet. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,