Wagub Sarankan Gugatan FPOJ Sebaiknya Setelah PON

Wagub Sarankan Gugatan FPOJ Sebaiknya Setelah PON

Wagub Demiz dan Eka Santosa saat beradu argumen pada diskusi dengan Forum Penyelamat Olahraga Jawa Barat. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Ambisi Forum Penyelamat Olahraga Jawa Barat (FPOJ) yang hendak menggugat KONI Jabar dan KONI pusat karena kesalahan pengangkatan ketua yang melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, dinilai Wagub Jabar, Deddy Mizwar sebaiknya dilakukan setelah even besar PON XIX 2016. Hal itu dikhawatirkan jika dilakukan saat ini bisa menghambat dan mengacaukan persiapan menjelang PON.

Menurut Demiz, jika gugatan tersebut ternyata membekukan KONI Jawa Barat, maka penyelenggaraan PON XIX 2016 bisa terganggu. Sebab, KONI Jawa Barat itu menaungi semua cabang olahraga yang diikutsertakan dalam PON.

“Jika ternyata KONI Jabar dibekukan karena kepemimpinan yang ilegal atau tidak sah, otomatis Jawa Barat tidak bisa mengirim atlet dan berlaga di PON XIX 2016, kita tidak bisa meraih prestasi jadi juara umum meskipun kita jadi tuan rumah. Itu salah satu resiko atau konsekuensi jika tetap melakukan gugatan. Secara organisasi Pemprov Jabar tidak bisa ikut campur ke dalam tubuh KONI, jadi kita tidak bisa intervensi tentang kepengurusan yang dianggap ilegal,” kata Demiz di rumah dinasnya Jl. Ir. H. Juanda, Kota Bandung, Selasa malam (15/09/2015).

Bahkan lebih fatalnya lagi jika kisruh gugatan ke KONI Jabar dan KONI pusat ini berhasil membekukan  KONI, maka even akbar olahraga sekelas PON bisa gagal diselenggarakan di Jawa Barat.

“Sebaiknya Forum Penyelamat Olahraga Jawa Barat lebih bijak dan jernih lagi dalam pertindak. Berapa kerugian Pemprov Jabar jika penyelenggaraan PON batal digelar, uang APBD yang sudah digunakan untuk persiapan fasilitas PON akan sia-sia, itu resiko besarnya. Tetapi itu semua tergantung forum ini jika tidak ingin malah dicap Forum Perusak Olahraga Jawa Barat,” tegasnya.

Jika gugatan atau proses hukum dilakukan setelah PON XIX 2016, maka dampak yang terjadi pun tidak akan sehebat dan sesensitif saat ini.

“Forum Penyelamat Olahraga Jawa Barat menargetkan hingga 1 bulan kepada Pemprov Jabar untuk bisa memediasi mereka agar permasalahan KONI Jabar bisa selesai. Masalah ini akan cepat beres jika KONI pusat mencopot segera Ahmad Saefudin, atau tidak Ahmad Saefudin yang mengundurkan diri, jadi tidak perlu ada gugatan,” cetus Eka Santosa yang mengomandani Forum Penyelamat Olahraga Jawa Barat. (Jr)

 

.

Categories:Olahraga,