5 Orang Tewas, Sejumlah Negara Hadapi Ancaman Tsunami

5 Orang Tewas, Sejumlah Negara Hadapi Ancaman Tsunami

Para warga berkumpul disebuah dermaga sesaat setelah gempa terjadi.

Santiago -  Korban gempa Chile terus bertambah menjadi lima orang, satu juta orang dievakuasi dan satu orang lainnya hilang. Namun demikian, belum diketahui  penyebab tewasnya kedua orang tersebut.
 
Diberitakan Nation Multimedia, Kamis (17/9/2015) update korban bencana gempa tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Cile, Mahmoud Aleuy. Jumlah itu bertambah dua orang ketimbang berita sebelumnya. 
 
Sebagaimana diketahui, gempa dengan kekuatan 8,3 pada skala Richter (SR) menghantam wilayah Chile. Bencana itu membuat sejumlah negara tetangga terancam tsunami. Antara lain Meksiko, Ekuador, Peru, Antarctika. Jepang, New Caledonia, Selandia Baru, Kepulauan Marshall, Fiji, Samoa, Kepulauan Cook, Tokelau, Vanuatu, Kiribati, Kepulauan Johnston, Kepulauan Palmyra, Tonga, Kepulauan Solomon dan Hawaii, Australia serta termasuk Indonesia.
 
Sementara itu, Angkatan Laut Chile mengatakan, Kota pesisir Coquimbo langsung terkena gelombang ombak hingga 4,5 meter, setelah gempa terjadi. Hal itu membuat warganya menjadi panik.
 
 
"Kami akan melalui situasi yang benar-benar serius dengan tsunami. Kami memiliki lingkungan perumahan setelah terkena gelombang ombak di pusat Kota Coquimbo,” kata Walikota Coquimbo Cristian Galleguillos.
 
Sementara itu, stasiun berita Channel News Asia melansir, korban tewas akibat gempa terus bertambah. Sebuah video yang diunggah ke media sosial memperlihatkan betapa dahsyat guncangan gempa itu. Dalam video berdurasi sekitar 47 detik, sebuah supermarket terlihat berantakan, karena produk yang dipajang di rak berhamburan jatuh. 
 
Di video itu terdengar juga suara teriakan pengunjung yang panik ketika gempa mengguncang Chile. Sementara, di video kedua yang diunggah oleh laman Russia Today, terekam suasana di luar ruangan pusat kota ketika gempa mengguncang.
 
Tiang-tiang di kota itu bergoyang. Bahkan, sebuah papan iklan nyaris ambruk akibat diguncang gempa. Stasiun berita Al-Jazeera melansir kesaksian warga yang menyebut gedung-gedung di ibukota Santiago bergoyang, dan getarannya terasa hingga ke ibukota Buenos Aires, Argentina. 
 
Setelah dilanda gempa besar pertama, empat gempa susulan berkekuatan di atas 6 SR masih terasa. Otoritas setempat telah mengevakuasi warga, yang tinggal di sepanjang tepi pantai Puerto Aysen di bagian selatan menuju ke Arica di bagian utara. Bandara utama di Santiago juga ditutup untuk sementara waktu sebagai pencegahan. 
 
Gelombang tsunami diprediksi akan terjadi beberapa jam ke depan. Bahkan, gelombang itu akan ikut melanda Pulau Hawaii yang masuk ke area Amerika Serikat. 
 
Bukan kali pertama Chile diguncang gempa hebat. Sebelumnya, di tahun 2010 lalu, sebuah gempa berkekuatan 8,8 SR yang disusul tsunami di pusat negara Chile menewaskan lebih dari 500 orang, dan menghancurkan lebih dari 220 ribu rumah warga. Hal itu lantaran Chile merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana gempa bumi, karena merupakan bagian dari area cincin api yang terdapat lebih dari 450 gunung berapi di sepanjang Samudera Pasifik. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,