Pengusaha Muda Dituntut Kreatif dan Inovatif

Pengusaha Muda Dituntut Kreatif dan Inovatif

Ridwan Kamil saat menjadi pembicara di acara Pengusaha Muda Mandiri. (Foto : Ade)

Bandung –  Seorang pengusaha muda dituntut kreatif dalam menciptakan inovatif dalam menjalankan usahanya. Pemkot Bandung mendukung sepenuhnya terhadap program Bank Pencetak Pengusaha Muda, dalam rangka mencetak para pengusaha muda.

Hal itu mengemuka pada  talkshow yang menampilkan pembicara Walikota Bandung Ridwan Kamil, guna memberikan semangat kepada anak muda Bandung agar tidak ragu menjadi seorang pengusaha. Talkshow berlangsung di Taman Film Jl. Taman Sari, Kota Bandung, Minggu (02/11/2014).

“Kalau usaha yang dibuatnya standar dan bentuknya sama seperti kebanyakan, diprediksi akan kalah bersaing. Jika anak muda ingin buat usaha sebaiknya harus yang unik, kreatif, dan inovatif. Usaha kuliner ada banyak, namun jika kita pandai mengemas dan membuat konsep yang unik, pasti usaha kita tidak akan sepi,” kata  Ridwan Kamil.

Dia mengimbau, jika ingin usaha di bidang kuliner, berbagai kreasi dan imajinasi harus bisa dituangkan dalam bentuk citarasa yang khas. “Pengusaha bakso ada banyak di Bandung, namun masing-masing punya ciri khas dan citarasa tersendiri. Jika kita pandai memadukan sesuatu menjadi makanan enak, itu pasti dicari. Mau bisnis atau usaha apapun kita harus kreatif agar berbeda. Kota Bandung adalah kota bisnis, jadi semua bentuk usaha punya potensi,” tegasnya.

Program salah satu Bank Pencetak Pengusaha Muda sangat perlu mendapat apresiasi yang cukup besar dari pemerintah daerah, karena program ini secara tidak langsung telah menciptakan jiwa pengusaha sejak muda. Bahkan setelah sukses di beberapa Kota seperti Yogyakarta, program ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan kerja.

Para pengusaha muda cetakan salah satu bank milik pemerintah ini umumnya bergerak di berbagai usaha, seperti kuliner, desain grafis, fashion, dan industri kreatif lainnya. Biasanya setelah sukses mereka membuka satu cabang lalu mengembangkan usahanya dengan sistem waralaba. Dengan demikian usahanya akan tumbuh pesat dalam kurun waktu yang tidak lama. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,