Napoli Mengamuk, Berikan Lazio Kekalahan 5-0

Napoli Mengamuk, Berikan Lazio Kekalahan 5-0

Milan - Gonzalo Higuain mencetak satu gol pada masing-masing babak ketika Napoli menebus start buruk mereka di musim ini dengan memberikan kekalahan 0-5 perdana bagi Lazio untuk pertama kalinya sejak 1984 pada Senin (21/9/2015) WIB.

Tuntutan-tuntutan agar pelatih baru Napoli, Maurizio Sarri, dipecat telah berkembang semakin keras pada beberapa pekan terakhir setelah tim asuhannya gagal memenangi satu pun dari tiga pertandingan pembukaannya di liga.

Pekan lalu mantan bintang klub ini, Diego Maradona, mengkritik Sarri dengan mengatakan mantan arsitek Empoli itu bukan "sosok yang tepat untuk pekerjaan tersebut." Sarri merespon kritik yang menimpanya dengan mengantarkan timnya menang 5-0 atas Club Brugge pada fase grup Liga Europa pada Kamis.

Dan tuan rumah memperlihatkan bahwa kemenangan itu bukan kebetulan dengan penampilan determinan dan fokus saat melawan Lazio yang kekurangan ambisi dan intensitas serta minum ide, sebelum kemudian pertandingan babak kedua berlangsung berat sebelah.

Sarri sejauh ini menolak mengomentari langsung komentar-komentar Maradona dan pada Minggu berkata kepada Sky Sport, "Maradona dapat berpikir sesukanya. Ia tetap idola saya." Ia menambahi, "Kami bermain baik, kami memiliki pendekatan yang tepat dan kami berada di depan lawan-lawan kami sejak awal." Lazio mengakhiri musim lalu sebagai salah satu tim yang tampil baik di kompetisi teratas Italia, dan mereka memulai musim ini dengan penampilan positif dengan dua kemenangan dan sekali imbang.

Namun mereka kurang tajam di semua departemen, hanya terlihat benar-benar menghibur setelah Felipe Anderson masuk sebagai pemain pengganti untuk menggantikan kapten Stefano Mauri pada awal babak kedua.

Pelatih Lazio Stefano Pioli berkata kepada Sky Sport, "Saya tidak berpikir kami memperlihatkan wajah kami yang sebenarnya pada malam ini. Kami memiliki masalah untuk mengatasi kecepatan Napoli dan intensitas dari awal." "Kami melakukan terlalu banyak kesalahan dan kami tidak cukup kompak. Ini merupakan kekalahan berat dan kami harus memperlihatkan pada pertandingan kami selanjutnya bahwa kami mampu bermain jauh lebih baik." Napoli unggul 2-0 saat turun minum setelah gol-gol dari Higuain, yang mengecoh pengawalnya sebelum menaklukkan Marchetti dengan sepakan indah, dan Allan meski mereka sebenarnya dapat unggul lebih besar lagi.

Lorenzo Insigne merupakan ancaman konstan bagi tim Lazio dan setelah nyaris mencetak gol pada beberapa kesempatan, pemain sayap itu akhirnya mengemas gol pada menit ketiga babak kedua ketika ia menyambar bola pantul dari sepakan Higuain.

Higuain membukukan gol keduanya beberapa saat sebelum menit ke-60 setelah menyambar umpan terobosan Elseid Hysaj, mengatasi hadangan dari Wesley Hoedlt dan menaklukkan Federico Marchetti ke tiang jauh sang kiper untuk mengklaim gol keempatnya di liga dari empat pertandingan.

Pemain internasional Argentina itu mendapatkan sambutan tepuk tangan meriah pada menit ke-64, ketika ia digantikan oleh Manolo Gabbiadini, yang hanya memerlukan sedikit waktu untuk turut mencatatkan namanya di papan skor.

Dengan 11 menit tersisa, pemain internasional Italia itu dengan tenang berlari mengejar umpan terobosan Allan untuk memasukkan bola melewati Marchetti.

Terakhir kalinya Lazio kalah 0-5 di liga adalah saat melawan Udinese pada September 1984.

Kemenangan perdana Napoli musim ini mendongkrak mereka ke peringkat ke-11, tujuh angka di belakang pemuncak klasemen Inter Milan, di mana Lazio unggul satu angka dan satu posisi di depannya. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,