Biadab, PM Israel Izinkan Tentara Tembak Warga Palestina

Biadab, PM Israel Izinkan Tentara Tembak Warga Palestina

Jerusalem- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad mengatakan tindakan terhadap orang Palestina yang melempar batu akan diperkeras lagi, setelah peraturan baru pada akhir pekan lalu mengizinkan penembak jitu menggunakan peluru aktif.

"Pada akhir pekan, pasukan keamanan telah menggunakan tindakan baru dan menyerang pelempar batu serta pelempat bom molotov," kata Netanyahu pada awal pertemuan mingguan kabinet, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau  di Jakarta, Senin pagi (21/9/2015). Ia tidak menjelaskan kejadian khusus apa yang memperkenankan penembak jitu menggunakan peluru aktif terhadap pelempar batu.

"Hari ini kami menyetujui perluasan lebih lanjut kemampuan polisi untuk bertindak terhadap pelempar batu," ia menambahkan.

Netanyahu juga mengatakan pemerintahnya berusaha menggolkan peraturan baru untuk menjatuhkan denda lebih berat atas orang tua pemuda Palestina yang melempar batu.

Di dalam pernyataan yang ditujukan ke pengadilan, Netanyahu mengatakan ia juga mendukung penetapan hukuman minimum terhadap pelempar batu. "Kami berusaha menanamkan dalam diri semua warga Israel dan semua hakim Israel" norma mengenai hukuman minimum, katanya.

Tindakan itu dikeluarkan di tengah meningkatnya bentrokan antara polisi Israel dan orang Palestina di Jerusalem, termasuk peningkatan jumlah serangan batu dan bom bensin terhadap mobil orang Yahudi di kota tersebut.

Bentrokan itu dipicu oleh pergolakan mengenai hak berkunjung ke Kompleks Al-Haram Asy-Syarif (Bukit Knisah) di Jerusalem Timur, tempat suci buat umat Muslim dan Yahudi.

Media Israel pada Kamis (17/9) melaporkan Jaksa Agung Israel Yehudi Weinstein menyetujui prosedur baru yang mengizinkan polisi menembakkan peluru aktif kaliber 0,22 ke orang Palestina yang melempar batu di Jerusalem. (AY)

.

Categories:Internasional,
Tags:,