Mensos Bakal Hadir di Wisuda STKS

Mensos Bakal Hadir di Wisuda STKS

Bandung - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan akan menghadiri sidang terbuka Senat Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung dalam rangka Wisuda Magister Sains Terapan Pekerjaan Sosial Spesialis ke-7 dan Sarjana Sains Terapan Pekerjaan Sosial ke-48 Tahun Akademik 2014/2015, di Gedung Sabuga Bandung, Selasa (22/9/2015).

Humas STKS Bandung dalam siaran persnya, Senin (21/9/2015) menuturkan sidang terbuka dipimpin oleh Ketua Senat STKS Bandung Dr Kanya Eka Santi MSW dan rencananya Mensos akan memberikan arahan kepada para wisudawan untuk mempersiapkan diri dan mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja berupa penerimaan masyarakat, dan dapat berperan aktif di lingkup global khususnya memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Ketua Senat STKS menyatakan bahwa Meskipun formalnya STKS baru berdiri tahun 1964 berdasarkan SK Menteri Sosial RI tangggal 15-12-1964 Nomor BKS 1-5-4/5890, namun sejak tahun 1957 telah dilakukan upacara wisuda untuk lulusan Kursus Kejuruan Sosial Tingkat Tinggi dan sampai sekarang telah menghasilkan lulusan pekerja sosial sebanyak 12.961 orang.

Ia menuturkan STKS Bandung senantiasa meningkatkan diri agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, mewujudkan pendidikan pekerjaan sosial yang dapat menyentuh masyarakat, mengembangkan pendidikan pekerjaan sosial yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Dan meningkatkan kualitas pendidikan dan produktivitas khususnya mengembangkan kompetensi pendidikan Pekerjaan Sosial sesuai dengan kebutuhan konteks lokal, nasional maupun internasional," kata dia.

Selain itu, STKS juga merespon tuntutan akuntabilitas terhadap implementasi program-program pelayanan kesejahteraan sosial.

Pada tahun ini STSK Bandung ada 421 lulusan yang diwisuda dengan rincian 22 orang Program Pascasarjana Spesialis-1 dan 399 orang Program D.IV Pekerjaan Sosial.

Adapun lulusan terbaik untuk Program Pascasarjana Spesialis-1 adalah Yustisia Dwi Putra, penerima beasiswa Tugas Belajar dan Panti Sosial Bina Remaja "Rumabai", Pekanbaru milik Kementerian Sosial, lulus dengan predikat cum laude, IPK 3,98.

Sedangkan lulusan terbaik dari Program D.IV Pekerjaan Sosial adalah Putri Khoiron Nisa dari Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah, lulus dengan predikat cum laude, sekaligus memperoleh IPK tertinggi yaitu 4.

Pada kesempatan wisuda ini disampaikan pembacaan Orasi Ilmiah oleh Mu'man Nuryana, PhD, Kepala Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI, dengan judul "Peran Pekerja Sosial dalam Membangun Indonesia dari Pinggiran: Tantangan dan Peluang". (AY)

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait