Terima Gratifikasi RJ Lino, Rini Dilaporkan ke KPK

Terima Gratifikasi RJ Lino, Rini Dilaporkan ke KPK

Jakarta - Secara keseluruhan gratifikasi barang yang bernilai yang diterima Menteri BUMN Rini Soemarno dari Dirut PT Pelindo II, RJ Lino mencapai senilai Rp 200 juta.
 
Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan, dalam dokumen yang diserahkannya ke KPK, gratifikasi yang diterima Rini berupa alat perlengkapan rumah yang harganya cukup fantastis. Barang itu diberikan RJ Lino pada 16 Maret 2015.

"Saya menyampaikan informasi dan minta klarifikasi berkaitan dengan dugaan gratifikasi Dirut Pelindo kepada Menteri BUMN tanggal 156 Maret 2015, tentang pengadaan perabotan di rumah Menteri BUMN sesuai dokumen ini," kata Masinton usai melaporkan dugaan gratifikasi Rini di KPK Jakarta, Selasa (22/9/2015).
 
"Semua ditotal mencapai nilai Rp 200 juta," tegas Masinton. Namun demikian, dia belum mau mengungkapkan dari mana dokumen dugaan gratifikasi tersebut. Dia hanya menyebut laporan itu diterimanya dari masyarakat.

Meski demikian, Masinton menegaskan laporan dugaan gratifikasi Menteri Rini bisa dipertanggungjawabkan. "Makanya kita serahkan ke KPK. Ini fotokopian yang saya dapatkan," katanya. Masinton pun memaparkan, barang-barang yang diberikan RJ Lino kepada Menteri Rini.

1. Kursi Sofa tiga dudukan (satu buah) senilai Rp 35 juta

2. Kursi Sofa satu dudukan (dua buah) senilai Rp 25 juta

3. Meja Sofa (satu buah) senilai Rp 10 juta

4. Kursi Makan (enam buah) senilai Rp 3,5 juta

5. Meja makan (satu buah) senilai Rp 25 juta

6. Perlengkapan ruang kerja satu set dengan nilai Rp 59 juta. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,