Isu Button Pensiun dari Formula Satu Marak

Isu Button Pensiun dari Formula Satu Marak

Suzuka - Jenson Button telah meningkatkan spekulasi tentang rencana pensiunnya dari ajang Formula Satu setelah mengatakan "kegembiraan" kompetisi hilang dan pembalap itu telah membuat keputusan untuk masa depannya kepada reporter Inggris.

Sejumlah media juga berspekulasi pembalap tim McLaren itu akan mengumumkan tentang pengunduran dirinya dari Formula Satu yang diperkirakan akhir 2015 pada Grand Prix Jepang.

"Kegembiraan berada di dalam mobil hanya ada jika Anda bertarung di depan, karena Anda merasa seperti mengejar sesuatu," kata juara dunia 2009 itu setelah Grand Prix Singapura, Minggu.

"Jika Anda bertarung dekat dengan belakang, Anda mengemudikan sebuah mobil F1. Tapi, Anda dengan mudah dapat menikmati mengemudikan hal lain. Kegembiraan yang Anda dapat adalah dari kompetisi. Itu tentang pertarungan di depan," kata pembalap yang punya istri orang Jepang itu.

"Itu tentang kemungkinan berdiri di atas podium. Itulah kegembiraan Formula Satu," kata Button.

Kata-kata Button terdengar sangat berbeda pada musim 2014 ketika muncul spekulasi besar tentang masa depannya.

Button mengakhiri spekualsi itu dengan bertahan, sedangkan pembalap muda Dane Kevin Magnussen jatuh ke sebuah posisi cadangan. Meskipun McLaren belum menetapkan jumlah mobilnya, Button bersikeras untuk tetap bertahan.

Magnussen diperkirakan akan menjadi pembalap pengganti jika Button yang berusia 35 tahun benar-benar berhenti meskipun McLaren juga punya pembalap Belgia Stoffel Vandoorne. Vandoorne adalah pembalap terdepan McLaren yang memimpin ajang GP2.

Penampilan buruk McLaren pada musim 2015 akan berdampak pada keuangan tim dan meskipun Button punya pilihan untuk 2016, ketetapannya di tim itu juga berarti pembayaran yang jauh berkurang.

Pembalap terakhir McLaren yang menang pada 2012 itu mengalami musim tangguh dengan mesin baru tim yang bermitra dengan Honda dan belum muncul dengan unit tenaga kompetitif.

Dua pembalap McLaren, Button dan Alonso, telah berada pada sisi bawah klasemen sementara dan mendapatkan penalti ganda akibat masalah yang berulangkali pada mesin.

Button hanya mencetak enam poin dari 13 perlombaan dengan hasil terbaik pada posisi kedelapan di Monaco. (AY)

.

Categories:Autosport,
Tags:,