Pemkot Tanam Pohon Langka

Pemkot Tanam Pohon Langka

Bandung - Pemkot Bandung melakukan gerakan penghijauan dengan menggunakan pohon-pohon langka seperti kayu Kapundung dan Burayot.

"Sejumlah pohon langka atau yang sudah jarang di Kota Bandung akan ditanam dalam penghijauan di Kota Kembang ini, antara lain pohon Kapundung dan Burayot," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung Arief Pratama di Bandung, Rabu (23/9/2015).

Arief menyebutkan, kedua kayu itu sebenarnya kayu khas Kota Bandung, namun saat ini keberadaanya sudah langka bahkan tidak lagi dikenali oleh masyarakat.

Ia menyebutkan benihnya ada dan akan dikembangkan lagi di sejumlah lokasi di Kota Bandung sehingga kayu-kayu itu kembali banyak didapat di Kota Bandung.

"Kayu Kapundung sebenarnya punya kaitan erat dengan Kota Bandung, terutama dengan Sungai Cikapundung dimana nama Kapundung tentu ada kaitannya," kata Arief.

Tidak disebutkan dimana dan bagaimana menebar benih kayu-kayu langkah itu, namun yang jelas kata dia tahun 2015 dan 2016 ini kedua jenis kayu itu akan sudah ditanam di sejumlah lokasi di Kota Bandung.

"Penanamannya idealnya dilakukan pada musim penghujan," kata Arief.

Selain itu kedua kayu langka itu juga akan dilakukan di sejumlah ruang terbuka hijau di Kota Bandung sehingga, termasuk di kawasan yang saat ini sudah rindang.

Penanaman pohon baru itu, kata di khususnya yang berkarakter penyerapan lebih banyak dan memiliki akar yang kuat sehingga tidak mudah tumbang pada saat sudah besar.

Sementara itu, program Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung terdekat adalah melakukan upaya mengantisipasi musim hujan, dimana pihaknya melakukan pemotongan dahan-dahan pohon yang dianggap membahayakan masyarakat khususnya di jalur jalan raya.

"Pemotongan pohon dilakukan di sejumlah ruas jalan, terutama dahan pohon-pohon tua yang rentan patah. Dengan adanya pemotongan dahan maka bebannya akan berkurang," katanya.

Ia menyebutkan program 'mencukur pohon' tua itu akan dilakun di jalur Jalan Cipaganti, Jalan Aceh, Jalan RE Martadinata serta di sejumlah jalan raya lainnya.

"Kami sudah memiliki peta kawasan pohon-pohon tua. Kami tidak akan menebangnya tapi hanya memangkas batangnya yang rawan patah sehingga bebannya saat musim hujan berkurang," kata Arief.

Ketika ditanyakan kemungkinan melakukan upaya radikal dengan menebang pohon tua dan mengganti dengan pohon baru seperti yang dilakukan di sejumlah daerah di DKI Jakarta, menurut Arief tidak akan dilakukan seperti itu.

"Di Kota Bandung tidak akan dilakukan penebangan pohon tua seperti itu, hanya mengawasi dan memotong batangnya saja yang rentan patah di musim hujan," kata Arief Pratama menambahkan. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,