Najwa Shihab, Jatuh Cinta pada Profesi Jurnalistik

Najwa Shihab, Jatuh Cinta pada Profesi Jurnalistik

Najwa Shihab. (Foto: Net)

Bandung - Wajah dan suaranya  sudah sangat akrab dengan pemirsa  Indonesia.  Siapa yang tak kenal Najwa  Shihab? Pembawa  acara “Mata Najwa”  serta kini menjadi Wakil Pemimpin Redaksi  Metro TV ini dikenal  bernas dalam mengajukan  pertanyaan-pertanyaan  kepada nara sumbernya. Dunia jurnalistik diakui Najwa, sudah disukainya sejak lama.  "Saya memang jatuh cinta pada profesi ini sejak lama, melakukan pekerjaannya  sendiri , itu sudah sangat menyenangkan, bahwa kemudian mendapat pengakuan penghargaan atas apa yang saya cintai, itu rasanya memang jadi istimewa," kata nya di sela acara Good Housekeeping Indonesia Award di Jakarta baru-baru ini. 

Najwa adalah salah satu dari sepuluh perempuan yang dianugerahi Shine On Award.  Ini satu dari  sekian banyak penghargaan yang pernah diraihnya.  Namun penghargaan itu paling berkesan baginya saat 2015 menerima dari PWI Pusat dan PWI Jaya atas laporan-laporannya dari Aceh.  Liputan bencana dinilai sangat menyentuh  dan memberi  andil bagi meluasnya  simpati masyarakat terhadap tragedi  2014 saat itu. Hingga kini 14 tahun sudah  Najwa  menggeluti  kariernya di dunia pertelevisian.  Anak kedua dari empat bersaudara  dari pasangan Quraish Shihab   dan Fatmawati  Assegaf  ini  sangat yakin, pilihannya tidak salah ketika  terjun ke dunia jurnalime.  Padahal, latar belakang pendidikannya justru sebagai alumnus Fakultas  Hukuk Universitas Indonesia (2000).  Tetapi dia selalu ingin tahu  cukup  tinggi. Perempuan yang akrab disapa Nana ini  juga merasa beruntung   membaca  menjadi  kegemaran  sejak kecil sehingga bisa banyak mengetahui hal-hal baru termasuk televisi. " Saya melihat saat ini televisi berkembang sangat pesat, industrinya sangat vibrant, tapi SDM-nya sesungguhnya terbatas," ujar Najwa.

Menurut Najwa,   televisi itu bukan hanya sebuah industri, tapi juga suatu idealisme,  “ Sehingga  SDM di dalamnya perlu memiliki kemampuan jurnalistik yang tinggi dan juga sadar akan tanggung jawabnya betapa besar sesungguhnya peran televisi di tengah masyarakat ini," papar   Najwa  kelahiran Makassar Sulawesi Selatan, 16 September 1977.

Ibu dari Izzat Ibrahim Assegaf ini, sangat percaya diri  terutama  ketika dia sudah tampil on screen membawakan “Mata Najwa”.  “Saya percaya talkshow itu bukan hanya bertanya A lalu menjawab B, tetapi lebih dari itu, bagaimana agar jawaban itu menjadi menarik. Ini memang butuh skill, dan itu saya perlu buat strategi,” kata Najwa  suatu hari kepada CikalNews.com.
Dia percaya  dengan menggali informasi dari nara sumber  yang berbeda-beda profesi secara tidak langsung ikut membentuk pemahamannya.  Najwa memberi contoh misalnya  ketika tujuan utama dialog untuk menggali inspirasi, maka cara menggalinya harus disesuaikan dengan tujuan akhir agar pemirsa  dapat memperoleh  jawaban yang memuaskan.
Najwa yang semasa SMA pernah mengikuti  program  AFS (Ameica Fiel Service) yaitu program pertukaran pelajar ke Amerika . Dari peristiwa ini,  Najwa memang  tergolong  pemberani dan selalu  percaya diri.
Menurut Najwa, era digitalisasi seperti saat ini memberikan banyak peluang  munculnya stasiun televisi baru, namun tidak diimbangi dengan SDM (sumber daya manusia) yang bergerak di bidang ini.

"Saat ini televisi berkembang sangat pesat, industrinya sangat vibrant, tapi SDM-nya sesungguhnya terbatas," ujar Najwa.

Dia juga bukan tipe pelit ilmu.  Pengalamannya yang banyak  telah memberinya  ruang untuk bisa berekspresi di luar pertelevisian. Apa itu?  ingin memiliki lebih banyak waktu untuk mengajar dan berbagi pengalaman, bukan hanya kepada sesama jurnalis, namun kepada mahasiswa.

"Betul, suatu hari, saya ingin lebih banyak waktu untuk ke kampus-kampus untuk berbagi ilmu,sharing pengalaman," katanya.  Tertarik juga jadi tenaga pengajar?  “ Ya jika wanyak waktu, saya ingin mengajar  dihadapan mahasiswa, saling sharing,” katanya penuh keyakinan seraya menyudahi  wawancaranya. (Ode)**
 
 
 
Biodata
Nama lengkap        : Najwa Shihab
Nama panggilan  : Nana
Tempat Tanggal Lahir : Kota Makassar, 16 September 1977
Orang Tua     : Quraish Shihab – Fatmawati Assegaf
Suami       : Ibrahim Assegaf
 Anak   :  Izzat Aseggaf
     
Prestasi : -Tahun 2006 - Jurnalis Terbaik Metro TV
    - 2006 Terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar  di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association Konvensi Asian Associantion.
    -Tahun 2007, nominasi (5 besar)  Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs /Talkshow presenter di  Singapura.
Sering menjadi Nominator Panasonic Awards
 Awal 2008  raih  Full Scholarsgip for  Australian Leadership Awards. Dll.
 
 
 
 
.

Categories:Sosok,
Tags:selebriti,

terkait

    Tidak ada artikel terkait