Tabuhan Gamelan "Sekaten" Sambut Idul Adha

Tabuhan Gamelan

Cirebon,- Abdi dalam Keraton Kasepuhan Cirebon menabuh gamelan "sekaten" menyambut Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat usai melaksanakan shalat Idul Adha 1436 H di Cirebon, Kamis (24/9/2015).

Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat, mengatakan gamelan "sahadat tain" (sekaten) merupakan peninggalan Sunan Gunungjati, dan dahulu ditabuh di tengah masyarakat setempat serta ditarik bayaran berupa dua kalimat syahadat, katanya.

Menurut dia, kata sekaten adalah singkatan dari "syahadatain" artinya dua kalimat syahadat, karena memang dulu para wali menggunakan ini untuk memberikan hiburan yang bayaranya adalah mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Dulu gamelan sekaten adalah sarana dakwah para wali diantaranya Sunan Gunungjati yeng menggunakan cara ini dalam menyebarkan Islam di tanah Cirebon," katanya.

Dia melanjutkan kalau sekarang gamelan sekaten hanya ditabuh pada dua hari raya saja, tidak seperti dulu, dan ini sekarang sudah menjadi tradisi Keraton Kasepuhan dalam menyambut kedatangan Sultan setelah melaksanakan shalat Id.

"Sekarang gamelan ini ditabuh hanya dua kali dalam setahun yaitu ketika hari raya Idul Fitri dan Idul Adha," tambahnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,