PKB Setuju Pemerintah Naikkan Harga BBM

PKB Setuju Pemerintah Naikkan Harga BBM

PKB Setuju Pemerintah Naikkan Harga BBM. (Foto: Net)

Jember- Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mempersilakan pemerintahan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi.

"Silakan, PKB menyerahkan itu kepada pemerintah," kata politikus yang akrab dipanggil Cak Imin itu kepada wartawan seusai mengikuti acara doa bersama anak yatim piatu di Pondok Pesantren An-Nuriyah, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (03/11/2014).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Jakarta, Rabu (29/10/2014) 2014 memberikan sinyal bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi akan dilakukan pemerintah sebelum Januari 2015.

Muhaimin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua itu mengemukakan bahwa pihaknya mempersilakan pemerintahan Jokowi dengan JK menaikkan harga BBM karena subsidi itu memang memberatkan keuangan negara.

Pria asal Jombang, Jawa Timur, itu menjelaskan bahwa biaya untuk subsidi BBM memang cukup besar karena mencapai Rp 400 triliun.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan mendukung rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Subsidi BBM sangat berat membebani APBN, lebih baik subsidi dialihkan untuk hal produktif dan tepat sasaran," tutur Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj usai penutupan Munas dan Konbes NU di Jakarta, Minggu (02/11/2014).

Menurut Said Aqil, anggaran yang dikeluarkan untuk subsidi BBM yang mencapai Rp400 triliun, lebih baik digunakan untuk membiayai program yang langsung bermanfaat bagi rakyat kecil yang membutuhkan, seperti petani dan nelayan.

"Daripada dibakar di jalan jadi asap," ucap Said Aqil.

PBNU, kata Said Aqil, sangat menyadari bahwa mendukung kenaikan harga BBM sama tidak populernya dengan keputusan pemerintah mengurangi subsidi BBM. Namun, lanjut dia, sikap itu harus diambil demi kepentingan yang lebih luas. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,