Gelombang Tinggi, Nelayan Cirebon Urung Melaut

Gelombang Tinggi, Nelayan Cirebon Urung Melaut

Cirebon- Seabagian nelayan pesisir Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, tidak melaut karena gelombang laut tinggi dan ikan sulit dicari.

Kepala Seksi Kelautan, Dinas Kelautan Perikanan, Peternakan, dan Pertanian (DK3P) Kota Cirebon, Daud Suherman, Sabtu (26/9/2015), menuturkan perairan laut kota Cirebon saat ini bisa mencapai dua meter, sehingga banyak kapal nelayan yang disandarkan di muara.

"Saat ini perairan laut Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon, mencapai dua meter, sehingga kami mengibau nelayan untuk tidak melaut karena membahayakan," katanya.

Sementara itu Roni salah seorang nelayan yang tidak melaut, menuturkan bahwa gelombang di pesisir laut Jawa khususnya di kawasan Cirebon sedang tinggi dan ikan pun sulit dicari, katanya.

"Hasil tangkapan kami berkurang dan ikan pun sekarang sulit dicari, kalau gelombang tidak tinggi kami bisa menangkap ikan sampai 30 kg per hari, kalau sekarang paling dapat 8 kg saja sudah untung," imbuhnya.

Hal senada di ungkapkan oleh Wardi salah seorang tengkulak. "Para nelayan sedang kesulitan mencari ikan, biasanya saya setiap hari bisa menampung sampai enam kwintal tapi sekarang saya hanya mendapat pasokan dari nelayan dua kwintal saja," katanya.

Penurunan hasil ini karena beberapa nelayan lebih memilih menyandarkan perahunya di tepi muara. Karena jika dipaksa melaut juga tidak bisa menutupi pengeluaran untuk bahan bakar dan membahayakan keselamatan.

"Kalau pun saya melaut maka hasilnya tidak bisa menutupi pengeluarannya, jadi saya memilih sementara tidak melaut dulu."kata salah seorang nelayan yang lain.

Terlihat banyak perahu nelayan yang disandarkan di muara, mereka tidak melaut untuk sementara waktu sampai gelombang tidak tinggi lagi. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,