Roslan Ketua Umum PB PABBSI 2015-2020

Roslan Ketua Umum PB PABBSI 2015-2020

Bandung - Pengusaha muda Roslan Perkasa Roeslani secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PB PABBSI periode 2015-2020 pada Musyawarah Nasional (Munas) PABBSI yang digelar di Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (27/9/2015).

Roslan menjadi calon tunggal ketua umum yang mencalonkan diri. Setelah menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya ia langsung disetujui oleh peserta munas dalam waktu tidak lebih dari seperempat jam.

Munas PABBSI yang dipimpin oleh Ketua Sidang Sugeng Machdar diikuti oleh 29 pengurus provinsi dari 36 Pengprov di Indonesia. Pengprov yang tidak hadir adalah Sumsel, Riau, Lampung, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat dan Maluku.

Munas PB PABSI 2015 dihadiri oleh Ketua Umum KONI Tono Suratman, Ketua Umum PABBSI periode 2015-2020 Adang Darajatun, Sekjen PABBSI Sonny Kasiran.

Selanjutnya Roslan yang menjadi ketua formatur untuk menyusun kepengurusan PB PABBSI periode 2015-2020 dalam waktu 30 hari setelah penetapan sebagai ketua umum terpilih. Anggota formatur terdiri dari lima orang. Termasuk tiga orang formatur perwakilan wilayah barat, tengah dan timur.

Sementara itu, Ketua Umum PB PABBSI periode 2015-2020 Roslan P Roeslani menyatakan komitmennya untuk melanjutkan prestasi cabang olahraga itu baik tingkat nasional, regional maupun internasional.

"PABBSI sudah berprestasi internasional. Jadi selain melakukan pembinaan atlet secara berlapis juga akan melanjutkan prestasi internasional yang telah dibukukan cabang ini," kata Rosan.

Ia menyebutkan komitmen dirinya untuk meneruskan sekaligus meningkatkan program kerja kepengurusan sebelumnya termasuk dalam melanjutkan dan meningkatkan prestasi emas pada ajang Olimpiade 2016 di Rio de Jeneiro di Brazil.

"Tugas saya cukup berat namun menantang karena harus mempertahankan prestasi emas Olimpiade. Dan saya berharap agar semua kompak untuk meningkatkan prestasi di ajang olimpiade dan ajang lainnya," katanya.

Ia mengajak semua insan PABBSI untuk bersama-sama mengejar prestasi terbaik, karena dengan ke bersamaan dan satu visi itu maka tujuan organisasi akan tercapai.

"Pembinaan prestasi tidak bisa dicapai secara instan, dan saya sadar betul semua harus dicapai melalui proses yang benar dan sesuai dengan pola pembinaan yang semestinya," katanya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Tono Suratman mengharapkan munas itu menghasilkan ketetapan dan keputusan terbaik bagi PABBSI dalam upaya mengemban tugas pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet menyongsong kejuaraan-kejuaraan baik single event maupun multievent.

"Saya minta PB PABBSI untuk menyiapkan para atlet sebaik mungkin menghadapi event nasional maupun internasional," kata Tono Suratman.

Ajang itu adalah PON XIX/2016 di Jabar, Olimpiade 2016 Rio de Jeneiro, SEA Games 2017 Malaysia dan Asian Games 2018 di Jakarta Palembang.

Menurut Tono, tugas yang diemban PABBSI ke depan tidak ringan karena harus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi emas di ajang Olimpiade dan event lainnya.

Selain itu musyawarah Nasional (Munas) 2015 Persatuan Angkat Besi/Berat/Binaraga (PABBSI) juga menetapkan bina raga tetap bergabung di PABBSI.

"Seluruh peserta Munas PABBSI 2015 sepakat bahwa bina raga tetap bergabung di PABBSI. Kami sudah memfasilitasi aspirasi dari adanya suara untuk memisahkan diri, hari ini sudah jelas," kata Wakil Ketua PB PABBSI Joko Pramono di Soreang Kabupaten Bandung.

Ia menyebutkan, PB PABBSI memfasilitasi dari adanya aspirasi insan bina raga yang ingin memisahkan diri dari PABBSI, sehingga Munas 2015 selain melakukan pemilihan ketua umum juga membahas terkait inspirasi itu.

Joko menyebutkan, wacana yang muncul untuk pemisahan PABBSI tidak salah dan PB PABBSI menjawab dan membuka forum pada munas untuk membentuk PB Binaraga, meski akhirnya peserta munas yang hadir menyatakan bina raga tetap di PABBSI. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait