PT Pos Salurkan Rp 6,2 Triliun Dana PSKS

PT Pos Salurkan Rp 6,2 Triliun Dana PSKS

PT Pos Salurkan Rp 6,2 Triliun Dana PSKS

Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) mulai menyalurkan dana pemerintah sebesar Rp6,2 triliiun dalam rangka Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) kepada 15,5 juta keluarga kurang mampu di seluruh Tanah Air.

"PSKS merupakan program pemberian bantuan dana simpanan dari Pemerintah dalam rangka membangun keluarga produktif untuk memberdayakan dan melindungi masyarakat miskin," kata Direktur Utama Pos Indonesia, Budi Setiawan, usai mendampingi Presiden Joko Widodo saat peluncuran distribusi PSKS, di Gedung Kantor Pos Besar, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (03/11/2014).

Menurut Budi, penyaluran dana dilakukan dalam dua cara yaitu, dalam bentuk simpanan Giropos sebanyak 14,5 juta RTS (Rumah Tangga Sasaran) melalui Pos Indonesia, dan sebanyak 1 juta RTS dalam bentuk Mandiri e-Cash melalui Bank Mandiri yang penguangannya hanya dapat dilakukan di Kantor Pos Bayar.

Khusus untuk 1 juta rumah RTS itu juga disertai pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Sim Card untuk mandiri e-Cash, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Selain menyalurkan dana KKS dan e-cash, Pos Indonesia juga dipercaya sebagai penyalur dana KIP dan KIS yang dananya dipegang oleh Kementerin Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, termasuk mencetak seluruh kartu dari program-program tersebut.

Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran dana PSKS dalam bentuk Simpanan Giropos berdasarkan data RTS dari Kementerian Sosial RI.

Selanjutnya Tim Satgas PSKS akan melakukan verifikasi dan validasi daftar penerima bantuan dana yang ditetapkan oleh Pemerintah, yang secara administratif berfungsi sebagai bukti pembukaan rekening kolektif, specimen tandatangan, pengganti slip penarikan dan bukti penyerahan dana kepada RTS.

Masa pencairan dana PSKS dijadwalkan mulai 3 November 2014 sampai dengan 31 Desember 2014.

"Sebelum 31 Desember 2014 seluruh dana tersebut sudah harus tersalurkan. Tidak boleh lewat, karena 2015 sudah anggaran baru," kata Budi.

Untuk penguangan simpanan Giropos di Kantor Pos Bayar, RTS datang ke Kantor Pos Bayar di seluruh Indonesia, dengan membawa dan mengunjukan KPS dan kartu identitas diri asli ke Petugas Pencocokan yang ada di Kantor Pos.

"Kami juga bekerjasama dengan sekitar 10.000 komunitas di sejumlah daerah untuk mempermudah masyarakat. Petugas Pos Indonesia akan mendatangani lokasi-lokas komunitas untuk melakukan pembayaran PSKS kepada para anggota komunitas," ujarnya.

Sedangkan penguangan Mandiri e-Cash dimulai tanggal 3 November 2014, dapat dilakukan sesuai dengan jadwal 18 kota yaitu Jembrana, Pandeglang, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, Kota Jakarta Utara, Cirebon, Kota Bekasi.

Selanjutnya Kuningan,Kota Semarang, Tegal, Banyuwangi, Kota Surabaya, Kota Balikpapan, Kota Kupang, Mamuju Utara dan Kota Pematang Siantar.

Pelaksanaan penguangan Mandiri e-Cash, RTS harus melakukan penukaran KPS dengan KKS, SIM Card (Kartu Hp) KIS, dan KIP di tempat yang sudah ditentukan. RTS datang ke Kantor Pos Bayar untuk melakukan penguangan PSKS dengan membawa dan mengunjukan KKS, Kartu HP dan kartu identitas diri asli ke Petugas Pencocokan. (AY)

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,