Aceh Tertutup bagi Usaha Karaoke Inul

Aceh Tertutup bagi Usaha Karaoke Inul

Inul Daratista di Inul Vizta, Central Park, Jakarta Barat. --Foto: dudung/cikalnews

Jakarta - Bagi Inul Daratista, Aceh adalah daerah tersulit bagi pengembangan bisnis karaoke. Selama 10 tahun usahanya berjalan, hingga kini bisnis karaokenya tidak dapat masuk ke daerah Serambi Makkah itu.

Padahal bisnis karaoke Inul, 'Inul Vizta', kini sudah go publik hingga ke mancanegara. Di antaranya, Brunei, Korea, Filipina dan Singapura. Brunei Darussalam, negara yang cukup sulit baginya untuk membuka usaha karaoke. Namun, lebih sulit Aceh dibandingkan dengan Brunei.

"Selama 10 tahun, karaoke saya belum bisa masuk ke Aceh, meski saya sudah dapat izin. Brunei, nggak terlalu sulit. Kini, usaha karaoke saya sudah jalan, tapi namanya 'Vizta Nasional'," jelas Inul Daratista, Selasa (29/9/2015) di karaoke yang ke-100 di Central Park, Jakarta Barat.

Menurutnya, untuk Aceh, karaokenya harus bersifat individu, perorangan. Sementara usaha karaokenya bersifat keluarga. "Jadi harus sendiri. Yah, hingga kini nggak bisa deh," tegas Inul.

Mengenai bisnis karaoke di mancanegara, Inul menargetkan di setiap negara ada dua tempat karaoke. Pasalnya,  bisnis karaoke cukup menjanjikan. “Untuk bisnis ini, pasar di luar negeri cukup menjajikan,” ceritanya sambil tersenyum.

Namun, diakuinya di negara tertentu yang sangat agamis seperti Brunei, memang ada aturan tertentu yang harus diikuti. Lantas, apakah sistem yang digunakan franchise? Dengan tegas, Inul mengungkapkan, sistem yang dipakai sharing partner. "Pembagiannya fifty-fifty, dan kepemilikannya tetap saya,” tandas Inul.

.

Categories:Daerah,
Tags:,