80 Persen PJU Rusak Menyala Akhir 2015

80 Persen PJU Rusak Menyala Akhir 2015

Bandung - Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung menggenjot perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bandung dan menargetkan 80 persen fasilitas yang rusak itu akan menyala pada akhir 2015.

"Yang padam memang cukup banyak, tapi saya tak hafal datanya. Penyebabnya berbagai faktor, terbanyak karena kerusakan," kata Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Didi Ruswandi di Bandung, Selasa (29/9/2015).

Dari 31.000 PJU dan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) yang kini terpasang di seluruh penjuru Kota Bandung, Didi mengaku, tak bisa memprediksi berapa persen yang padam akibat berbagai faktor tersebut. Penghitungan itu akan diketahui melalui survei yang rencananya akan dilakukan November 2015.

"Akhir tahun ini, akan ada evaluasi berdasarkan hasil survei. Kita sekarang belum tahu, berapa persen PJU yang padam. Yang jelas target kita di akhir tahun itu, 80 persen PJU harus menyala," katanya.

Kerusakan yang terjadi juga beragam. Mulai dari kerusakan lampu, kontraktor, hingga kabel-kabel yang tercopot. Bahkan Didi menegaskan, ada beberapa kabel yang hilang dicuri pihak tak bertanggungjawab.

"Seperti yang di Jalan Riau, ada kabel yang dicuri. Ini masalah klasik, tapi memang kenyataannya seperti itu. Kalau untuk lampu dan kontaktor, kerusakan biasanya disebabkan naik turunnya daya (listrik)," kata Didi.

Lebih lanjut Didi mengatakan, beban kerusakan PJU di Bandung memang cukup berat. Saat ini, DBMP baru memiliki enam tim yang bertugas memperbaiki PJU. Namun tim itu baru berjalan efektif sejak 1,5 bulan lalu.

"Bebannya berat. Kita sebenarnya ada enam tim yang kerja di lapangan, lengkap dengan crane-nya, tapi memang kerusakannya cukup banyak, jadi harus sabar," katanya.

Ia berharap warga pun bisa turut menjaga keberadaan PJU dan PJL yang ada di sepanjang jalan Kota Bandung. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,