Tantangan Driver Gojek di Bandung Hadapi Kekerasan

Tantangan Driver Gojek di Bandung Hadapi Kekerasan

Bentrok Opang dengan Gojek disekitaran Rumah Sakit Al Islam bikin jalan macet. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Driver Gojek di Bandung beberapa kali mengalami tindak kekerasan dari sekumpulan Opang (Ojek Pangkalan), yang merasa tersaingi dengan hadirnya Gojek di Bandung. Para Opang menilai, keberadaan Gojek telah mematikan usaha mereka.

 

Menurut Driver Gojek Bandung, M. Irfan Supandi, dirinya telah mengalami tindak kekerasan para Opang di sekitaran Rumah Sakit Al Islam ketika nongkrong di sekitaran Jl. Tata Surya, Kompleks Margahayu Raya.

 

“Saat saya sedang nongkrong nunggu orderan, tiba-tiba ada sekelompok Opang dengan 25 motor menyerang kami. Saat itu hanya ada 5 rekan Gojek, kami langsung dikeroyok tanpa alasan yang jelas,” aku Irfan saat dihubungi CikalNews, Rabu (30/9/2015).

 

Selain dari para Opang, ternyata Gojek Bandung juga mendapat penentangan keras dari para sopir taksi. Hal ini terjadi pada Driver Gojek Bandung, Ade Hendar.

 

“Di terminal Leuwipanjang saya juga pernah ditegur oleh beberapa sopir taksi saat sedang jemput customer. Sopir taksi mengatakan, Gojek jangan ambil penumpang dari sini, jadi aja penumpang taksi sepi,” terangnya.

 

Selain dengan supir taksi, ternyata Gojek juga sempat bergesekan dengan para sopir Angkot (Angkutan Kota), yang biasa mangkal di depan mal BIP dan BEC.

 

“Para sopir angkot merasa adanya Gojek dan ojek online lainnya membuat penumpang mereka menjadi sepi. Apalagi sekarang banyak orang punya motor sendiri karena kreditan murah,” seru Cecep, sopir angkot Abdul Muis – Dago. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,