97 PKL Pelanggar Perda Disidang

97 PKL Pelanggar Perda Disidang

 

Cimahi- Sebanyak 97 pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar peraturan daerah (perda) menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di kantor Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (30/9/2015).

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi Aris Permono mengatakan, seluruh PKL itu merupakan hasil operasi pedagang yang berjualan di Lapangan Poral, Jalan Kihapit Barat, Kelurahan Leuwigajah.

 

"Sebelumnya penertiban ini sudah disosialisasi kepada PKL yang berjualan di Lapangan Poral, namun tidak diindahkan, bahkan semakin bertambah jumlah pedagangnya," katanya.

 

Ia menuturkan, lapangan tersebut merupakan tempat untuk aktivitas warga berolahraga, bukan dijadikan tempat berjualan.

 

Pihaknya terpaksa menindak para pelanggar perda tersebut untuk memberikan efekjera agar tidak muncul lagi pelanggar lainnya.

 

"Kami lakukan demi menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban," katanya.

 

Sidang para PKL tersebut dengan Hakim Fauziah SH, Jaksa Hamonangan Purba, dan Panitera Kusnidar.

 

Hakim menetapkan para pelanggar dengan sanksi denda sebesar Rp400 ribu untuk yang sudah terjaring lebih dari tiga kali.

 

Kemudian pedagang yang pernah ditindak dibawah tiga kali ditetapkan harus membayar denda uang sebesar Rp150 ribu sampai Rp200 ribu.

 

Aris menegaskan operasi pelanggar perda akan terus ditingkatkan untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban bersama masyarakat di Kota Cimahi.

 

"Kami akan terus melakukan penertiban ini, karena memang sudah menjadi tugas kami, dan kami harus menjalakan Disidangnya," katanya. (AY)

 
.

Categories:Bandung,
Tags:,