Akibat Kicauan di Twitter Dijebloskan ke Tahanan Arab Saudi

Akibat Kicauan di Twitter Dijebloskan ke Tahanan Arab Saudi

Akibat Kicauan di Twitter Dijebloskan ke Tahanan Arab Saudi

Arab Saudi- Dituduh menerbitkan kicauan di Twitter yang menghina Islam, seorang pegiat perempuan dan pengacara Arab Saudi telah ditahan selama satu minggu.
 
Dilaporkan bahwa dia menggambarkan sejumlah pemimpin Islam sebagai orang-orang yang munafik di Twitter.
 
Keluarga dan pendukung Souad al Shammary sedang meminta kepada Raja Arab Saudi, Abdullah, untuk membebaskannya.
Putrinya memberi tahu kepada BBC bahwa ibunya menolak menjawab pertanyaan apapun sampai dia diberi tahu dengan jelas tuntutan yang dihadapinya.
Putrinya juga mengatakan khawatir ibunya mungkin diperlakukan sama seperti Raef Badawi, seorang pegiat Saudi yang menjadi rekannya dalam mendirikan sebuah kelompok yang dinamai Saudi Liberal.
 
Badawi saat ini tengah menjalani hukuman penjara sepuluh tahun karena menghina Islam.
Souad al Shammary merupakan pengacara terkemuka bagi hak-hak kaum perempuan di Arab Saudi, dan juga merupakan salah satu perempuan pertama yang diizinkan melakukan pembelaan kasus-kasus di pengadilan Saudi.
Pekan lalu, pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman penjara lima hingga delapan tahun kepada tiga penasehat hukum yang berkicau di twitter berbau SARA seperti dilasir BBC.(Ode)**
.

Categories:Internasional,