Daop 2 Berlakukan Pembatasan Kecepatan di Lokasi Anjlok KA

Daop 2 Berlakukan Pembatasan Kecepatan di Lokasi Anjlok KA

Tasikmalaya - Meski sudah dapat dilalui pasca terjadinya anjlok Kereta Api Lodaya jurusan Solo Balapan-Bandung di Kampung Terung Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, namun pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, masih memberlakukan pembatasan kecepatan di jalur tersebut, Senin (5/10/2015).

 

Seperti diketahui, KA Lodaya dari arah Tasikmalaya menuju Bandung, anjlok di Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di KM 244, Senin dini hari sekitar pukul 01.56 WIB.

 
Menurut Humas Daop 2 Bandung, Zunerfin, pemberlakuan pembatasan kecepatan di jalur anjlok sudah merupakan prosedur yang harus dilakukan, mengingat jalur yang dilalui masih dalam tahap uji coba. Sebab itu, kecepatan yang diperbolehkan pun harus dibatasi untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Akibat anjloknya KA Lodaya tersebut, KA Turangga tertahan di Stasiun Tasikmalaya dan penumpang dievakuasi menggunakan bus (overstappen). Sementara KA Mutiara Selatan dan Malabar dialihkan ke arah utara melalui Kroya. 

Selain itu, KA Serayu tertahan di Stasiun Cipeundeuy. Namun sekitar pukul 10.00 WIB KA yang tertahan di Cipeundeuy tersebut diberangkatkan kembali, sebab jalur Tasikmalaya sudah bisa dilalui dengan pembatasan kecepatan begitu KA Lodaya yang anjlok berhasil dievakuasi sekitar 09.45 WIB. (AY)
.

Categories:Daerah,
Tags:,