Busana Muslim Sentuhan Batik, Tenun Garut serta Songket Jadi Andalan

Busana Muslim Sentuhan Batik, Tenun Garut serta Songket Jadi Andalan

Foto: Wa Ode

Bandung- Karya-karya fenomenal dari para perancang busana Muslim pentolan Ikatan Perancang Busana Muslim  (IPBM) Jabar yang memiliki nama menasional menjadi  kekuatan Galeri Iva Lativah di Jl Dederuk No 6 Bandung. 
 
Sebanyak 15 perancang busana Muslim, ditampilkan dalam ajang pergelaran busana mewarnai pembukaan Galeri Iva Lativah, Sabtu (4/10/2015)  siang. Ke 15 perancang itu diantaranya Ernie Kosasih, Iva Lativah, Anti Dewi, Lisma  D Gumelar,  Ahmad Zaki, Ning Zulkarnain, Ani Cibi, Meeta Fauzan, Isye Asyifa, Nina Azura dan lainnya.   
 
Berbagai rancangan sesuai khas masing-masing karakter desainer, menjadi unggulan di Galeri Iva Lativah tersebut. 
 
Karya Lisma D Gumelar misalnya, menangkap peristiwa Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, karena masih berdekatan peristiwanya, Lisma ikut membidik batik Garut dan tenun Garut ke atas karyanya.  Tenun Garut, misalnya dia tak sungkan-sungkan mengambil  dari koleksi pribadinya. 
 
Sedangkan detailnya sudah sejak dulu selalu menyisipkan  payet, manik-manik, di atas Tenun ada ornamen lainnya agar tampak berbeda dengan rancangan lainny. Kombinasi barangkali lebih pantas bagi karya Lisma, sebab kekuatan  Songket dan ATBM, menjadi mayoritas  rancangannya kali ini. Lebih bebas menuangkan ide-ide diatas bahan yang sudah dikenalnya sehingga memunculkan kreativitas yang berbeda.  
 
Cenderungan warna-warna elegan, black, marun, krem,  masih mendominasi karya Lisma.  "Ya saya memang masih suka warna-warna abadi , saya menganggap jauh lebih lama kebaruannya. Tidak lekang waktu, seharusnya memang bisa mengikuti keinginan pasar, tetapi pasar mayoritas masih menyukai warna-warna abadi," kata Lisma. 
 
Ditambahkan Iva Lativah selaku pemilik Galeri,  wadah ini akan menjadi patron busana muslim di Jawa Barat, dan Indonesia. Ke depannya kita akan mengajak semua anggota IPBM untuk berkreasi disini. "Karena itu setiap 3 bulan sekali inovasi kreasi ini bisa berganti dengan karya terbaru, semua ini kita akan memanfaatkan media sosial seperti twitter, instagram, dan online lainnya untuk memplikasikannya," tambah Iva. 
 
Karya lainnya, siang itu mayoritas memang menitikberatkan pada sentuhan batik pada setia karya. Meski juga terdapat bahan-bahan seperti organsi, sutra sifon dan lainnya dengan mengandalkan cutting yang sedemikian sehingga kesan bertumpuk, dan menggunakan bahan agak banyak masih memberi warna rancangan. (Ode)**
 
 
Harus kita punya  
 
di sini sudah punya karakter masing-masing. 
 
tren- 2016- toera imara - warna biokop- ada bulatan
.

Categories:Fesyen,
Tags:,