Uji Nyali "Halloween Nightmare A Story of Ockta" di TSB

Uji Nyali

Sebuah adegan dalam Halloween Nightmare A Story of Ockta di TSB (foto Wa Ode)

Bandung- Sejak berada di depan sebuah lorong bertirai hitam, perasaan deg-degan sudah hinggap. Beberapa anak SMP mengaku dari Pati Jawa Tengah tiba-tiba urung masuk. Perasaan kian deg-degan. Untungnya kami masuk bisa berempat sehingga rasa takut sedikit terobati. 
 
Begitu memasuki lorong gelap, lalu menyingkap tirai penghubung ruangan. Jantung mulai berdegup agak kencang. Sosok seorang perempuan bersimbah darah dengan wajah terkulai di kursi goyang. Dihadapannya sebuah televisi ikut menemani. 
 
Entah bau kemenyan atau bukan, dinding-ding terasa dingin. Musik kengerian ikut menunjang. Beruntung tidak terlalu lama berada di lorong pertama. Karena detik selanjutnya sudah bisa menghirup suasana berbeda dengan melewati jembatan angker. 
 
Inilah suasana yang dibangun untuk memulai sebuah petualangan uji nyali dalam rangka membangun atmosfer berbeda di tampat rekreasi Trans Studio Bandung di Jl Gatot Subroto Bandung. Satu diantara dua tempat rekreasi indoor terkomplit di Indonesia ini dalam rangka memeriahkan "Halloween" sepanjang bulan Oktober 2015 ini. Pengunjung bisa menikmati sensasi mencekam dalam kisah "Halloween Nightmare A Story of Ockta".    
 
Rabu (7/10/2015) CikalNews.com mencoba uji nyali. Memang begitu kaki melangkah, aroma khas melati menusuk hidung. Ikut merinding. Lokasinya tidak terlalu sulit mencarinya karena tepat di zona Magic Corner.  Ajang uji nyali ini ditampilkan sejak 1 Oktober lalu hingga 31 Oktober mendatang. Ditampilkan sejak pukul 11.00 -14.30 dan mulai lagi pukul 17-18.00 WIB. 
 
Menurut Tria Filia Santi, Dept Head Creative Advertising & Program Kawasan Terpadu Trans Studio Mall, ajang ini cukup banyak peminatnya. "Mungkin karena memiliki cerita unik, dan Halloween selalu mengundang rasa penasaran. Tahun ini kita menyuguhkan kisah keluarga Ockta. Horor maze yang mengangkat kisah kutukan dalam sebuah keluarga. Pokoknya rasakan dulu baru bisa berbagi cerita," kata Tria pada CikalNews.com sebelum memulai petualangan. 
 
Secara spesifik kisahnya ikut mencekam, sebab tokoh-tokoh seperti ayah dr Henry, istrinya Septa dan sang nenek bernama Greta ikut menguatkan situasi dan dimainkan secara kuat. Kutukan itu bermula setelah Ockta lahir pada tanggal 31 Oktober. Ockta lahir dengan segala kelemahannya menjadi anak autis dan sedikit terbelakang. Inilah awal kutukan itu muncul. Karena Ockta kehilangan kendali dan berbuntut pada semua keluarganya. 
 
"Untuk memenuhi penasaran, bagi pelajar kita memberi keringanan dengan syaratnya mudah, hanya memperlihatkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa, maka penawaran menarik akan dimiliki. Misalnya beli satu dapat dua tiket. Menarik kan? Tetapi yang penakut tidak disarankan masuk ke lorong Halloween," ujar Tria yang didampingi Head of Communication & Development Departement TSB, Anggia Elgana tertawa.
 
Penasaran untuk uji nyali? CikalNews merekomendasi tempat ini perlu untuk mencobanya. Agar merasakan sensasi keluarga Ockta. (Ode)**
.

Categories:Hiburan,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait